Emas Tertekan Di Bawah 1565

Emas Tertekan Di Bawah 1565

Kamis, 11 April 2013 10:08:47 WIB

Monexnews - Rilisan notulen rapat kebijakan moneter yang diselenggarakan bulan Maret lalu memperlihatkan bahwa lebih banyak para pejabat Fed yang mempertanyakan keefektifan pelonggaran kuantitatif (QE). Hal ini membuat para analis dan pelaku pasar melihat kemungkinan pelambatan atau penghentian QE akan dilakukan dalam waktu yang lebih cepat. Ini yang membuat dollar AS mengalami penguatan dan akhirnya menekan harga emas.

Isu penjualan emas negara Siprus untuk mendapatkan dana bailout sebesar 400 juta euro juga menekan harga emas. Selain itu, indeks saham Dow Jones dan S&P yang mencetak level tertinggi baru kemarin, juga membuat harga emas tertekan karena disinyalir terjadi peralihan portofolio dari emas ke saham. Kalau dilihat dari formasi harga pada grafik mingguan, tampak harga emas masih berusaha untuk menekan ke area support penting di level 1520 an dan masih berada dalam area bearish trend channel. Ini mengindikasikan tekanan penurunan masih belum hilang dari pergerakan harga emas. Dan pada timeframe yang lebih kecil yakni pda grafik 4 jam, momentum penurunan dari pergerakan semalam masih berpotensi untuk menekan harga emas hari ini dengan potensi penurunan paling tidak menguji kembali level terendah hari ini di 1553, lalu support selanjutnya di 1548 dan 1539. Namun kita juga tidak bisa menghilangkan peluang rebound. Harga emas biasanya mendapatkan tenaga untuk rebound setelah mengalami tekanan cukup dalam. Potensi rebound hari ini ke level 1565 (fibonacci retracement 38.2% dari 1553-1589). Di atas level itu, harga emas baru bisa kembali ke level 1576. (Ariston Tjendra)


(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search