Palm Oil Masih Di Dalam Pola Rectangle

Palm Oil Masih Di Dalam Pola Rectangle

Kamis, 30 Januari 2014 10:17:02 WIB

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator Stochastic dapat menyediakan tekanan penurunan bagi palm oil. Namun, palm oil masih bergerak sideways seiring palm oil terperangkap di antara MA 50 dengan MA 100 dan juga di dalam pola rectangle, serta mendatarnya indikator MACD dan RSI.

Dari sisi fundamental, melemahnya nilai turkar Ringgit Malaysia dan Rupiah Indonesia dapat memberikan harapan akan membaiknya outlook ekspor dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut.

Namun, sentimen cukup rapuh setelah Federal Reserve memutuskan untuk kembali mengurangi program pembelian obligasi menjadi $65 miliar per bulan. Investor juga khawatir dengan outlook permintaan palm oil dari Cina setelah data manufaktur Cina sinyalkan berlanjutnya perlambatan ekonomi. Cina merupakan konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia.

Outlook palm oil masih netral, namun palm oil diprediksi dapat melemah dengan target penurunan RM 2485 dan stop-loss RM2575. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2520 hingga RM2555 untuk hari ini. Resistance Level : RM 2570, RM2600, RM2630 Support Level : RM2520, RM2500, RM2485 (Zulfirman Basir)


(fr)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search