KOSPI Kembali Melemah Setelah Gap Up

KOSPI Kembali Melemah Setelah Gap Up

Kamis, 18 Desember 2014 11:13:11 WIB

Monexnews -

Kospi dibuka gap up terangkat Wall Street pada awal sesi kamis, tetapi kembali mencatat pelemahan tajam setelah kabar perusahaan otomotif US melepas sebagian besar saham di Korea Selatan. Pelemahan ilai tukar Yen juga menyebabkan pelemahan Kospi dengan kenaikan indeks pesaing Nikkei pagi ini.

Pasar bursa Asia mencatat penguatan pada awal perdagangan hari Kamis setelah bursa US mencatat sesi terkuat tahun ini ketika Federal Reserve mengabarkan pertumbuhan data ekonomi dan berjanji akan bertindak sabar dalam melepas kebijakan stimulus.

Ketidak pastian beberapa hari terakhir juga makin tenang dengan Rusia berhasil men-stabil-kan nilai tukar Rubel-nya, walau untuk saat ini, dan harga minyak mentah secara mengejutkan mencatat penguatan. Dengan memudarnya risk aversion, bursa surat berharga US menguat dan dollar kembali menutup pelemahan sebelumnya.

Wall Street rebound setelah 3 hari pelemahan, terangkat oleh pernyataan Fed bahwa mereka akan mengambil langkah yang sabar dalam menaikan suku bunga-nya.

Pelaku pasar memprediksi dengan harga minyak dunia yang turun, disertai inflasi yang rendah, pelemahan ekonomi global dan krisis finansial Rusia akan menyebabkan Fed menunda waktu kenaikan suku bunga pertama setelah pengakhiran QE mereka.

Sebaliknya, Kepala Fed, Janet Yellen malah mengecilkan ekspektasi imbas dari minyak dan penurunan inflasi, dengan sebagian anggota masih menantikan kenaikan dimulai tahun 2015.

Data inflasi pada hari rabu menunjukan CPI tercatat -0.3% untuk bulan November, penurunan terbesar dalam 6 bulan, seiring pelemahan harga minyak mentah. Dengan hal ini banyak pelaku pasar masih bertaruh bahwa pengetatan Fed akan dilakukan dengan perlahan.

Trend Bearish.

Res : 224.85 - 246.80 - 248.40
Sup : 241.70 - 238.55 - 236.60

(andian)


(andian)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search