ADB Dukung Pemerintah dalam Pembangunan Proyek Prioritas

ADB Dukung Pemerintah dalam Pembangunan Proyek Prioritas

Kamis, 15 Januari 2015 10:51:02 WIB

Monexnews - Presiden Direktur Asian Development Bank (ADB) Takehiko Nakao menyatakan komitmen ADB untuk terus memberi pinjaman kepada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung proyek-proyek pembangunan prioritas. Komitmen tersebut ia sampaikan saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/1). Untuk tahun 2015 ini, misalnya, ADB akan memberikan bantuan pinjaman sebesar 1,5 miliar dolar AS, atau sekitar Rp18 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding pinjaman yang telah disalurkan oleh ADB pada tahun lalu, yang sebesar 550 juta dolar AS atau sekitar Rp6,6 triliun. Pinjaman berfluktuasi, tergantung rasio program dan proyeknya. Program berdasarkan tindakan reformasi yang mendukung program-program agenda reformasi. Kita banyak dukungan proyek yang tidak bisa diwujudkan tahun lalu karena Pemilu, dan berharap dapat diwujudkan tahun ini, terang Nakao. Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago sebagaimana dilansir situs resmi Setkab, menyatakan bahwa pinjaman kepada perusahaan BUMN oleh ADB tersebut berbunga rendah. Ia menambahkan, ADB juga berkomitmen untuk membantu Pemerintah Indonesia dalam mencapai peningkatan investasi di beberapa area, antara lain keamanan dan ketahanan pangan. Selain itu, ADB juga akan menyasar sektor transportasi dan logistik. Hal ini juga dapat membuka banyak peluang kerja bagi masyarakat Indonesia nantinya, terangnya. Sebagai informasi, selain bertemu dengan Presiden Joko Widodo, dalam rangkaian kunjungannya ke Indonesia pada 12-15 Januari 2015 ini, Presiden Direktur ADB juga dijadwalkan bertemu dengan Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago. Selain itu, ia juga dijadwalkan mengunjungi beberapa proyek ADB di sektor irigasi, infrastruktur dan pendidikan yang merupakan prioritas dalam rencana pembangunan pemerintah.(wa)
Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *disadur tanpa penyuntingan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search