ADB Pangkas Target Ekonomi RI karena Dua Faktor Penghambat

ADB Pangkas Target Ekonomi RI karena Dua Faktor Penghambat

Kamis, 25 September 2014 13:19:07 WIB

Monexnews - Asian Development Bank memangkas target pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5.7% menjadi 5.3%. Menurut pernyataan resminya hari ini, lembaga tersebut melihat penurunan harga komoditas dan dinamika kebijakan pemerintah sebagai alasan utama penurunan proyeksi untuk 2014. ADB juga menurunkan prediksi pertumbuhan gross domestic product (GDP) Indonesia untuk tahun 2015 mendatang dari 6% menjadi 5.8%. Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi 5.4% untuk tahun ini dan 5.8% untuk tahun depan. Perekonomian lebih lambat tahun ini karena pengetatan moneter dan berlakunya larangan bahan mineral mentah ke luar negeri," ujar Edimon Ginting, Deputi Direktur ADB untuk Indonesia. ADB adalah satu dari beberapa lembaga keuangan internasional yang sudah memangkas target pertumbuhan Indonesia. Sebelumnya, International Monetary Fund dan World Bank sudah melakukan hal serupa. Perekonomian Indonesia tumbuh 5.1% di kuartal II atau laju pertumbuhan terkecilnya dalam lima tahun terakhir. Bank Indonesia memprediksi ekonomi domestik melambat hingga 5% di akhir kuartal III ini. Di tengah instabilitas neraca keuangan dan ekonomi dunia, bank sentral terpaksa menurunkan suku bunga acuan sebagai senjata untuk mengendalikan defisit danb tingkat inflasi. Konsekuensinya, perekonomian tidak sebagus tahun-tahun sebelumnya meski fundamental neraca keuangan menjadi lebih solid. Harga komoditas andalan seperti batubara juga merosot dalam dua tahun belakangan sehingga nilai ekspor mineral ke negara lain seperti China dan India ikut berkurang. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search