AS Dan Tiongkok Sepakati Fase Pertama kesepakatan Dagang

AS Dan Tiongkok Sepakati Fase Pertama kesepakatan Dagang

Jum'at, 13 Desember 2019 23:10:00 WIB
Kantor Dewan Informasi Tiongkok pada hari Jumat ( 13/12) melakukan konferensi pers kepada media, dalam kenferensi tersebut para pejabat mencatat bahwa negosiasi perdagangan fase satu mencapai kemajuan besar dan menambahkan bahwa AS menyetujui konteks kesepakatan perdagangan fase satu.

AS akan menindaklanjuti janjinya untuk membatalkan tarif secara bertahap, hal ini seperti yang diumumkanoleh Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok.

Berikut ini merupakan point - point penting yang di sampaika saat konferensi pers :

1.Kesepakatan perdagangan untuk lebih melindungi kepentingan perusahaan asing di Tiongkok.

2.Kesepakatan perdagangan untuk melindungi kepentingan hukum perusahaan-perusahaan Tiongkok dalam bertransaksi di AS.

3.Kesepakatan perdagangan untuk meningkatkan kepercayaan pasar global.

4.Tiongkok akan menyambut baik produk AS yang masuk ke negaranya.

5. Tiongkok mendorong peningkatan impor energi, pertanian, produk farmasi, jasa keuangan dari AS.

Sementara itu Presiden Donald Trump menyampaikan komentar pada twitter nya bahwa tarif penalti yang ditetapkan untuk tanggal 15 Desember tidak akan dikenakan biaya karena fakta bahwa kami membuat kesepakatan. Kami akan segera memulai negosiasi tentang Kesepakatan Fase Dua.

Kami telah menyetujui Kesepakatan Fase Satu yang sangat besar dengan Tiongkok. Mereka telah menyetujui banyak perubahan struktural dan pembelian besar-besaran Produk Pertanian, Energi, tambahnya.

(Ahmad)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search