AS Kurangi Tuntutan Jika China Batasi Subsidi

AS Kurangi Tuntutan Jika China Batasi Subsidi

Senin, 15 April 2019 11:28:28 WIB
Para negosiator AS telah melunakan tuntutan mereka bahwa China harus batasi subsidi mereka sebagai syarat untuk kesepakatan perdagangan setelah adanya perlawanan yang kuat dari Beijing, ungkap dua narasumber yang mendapatkan pengarahan dalam diskusi tersebut. Pernyataan tersebut menandai kemunduran dalam tujuan inti AS untuk pembicaraan perdagangan. Dua negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia telah menjalani perang dagang selama sembilan bulan terakhir yang menelan biaya miliar dollar, memicu gejolak di pasar keuangan dan membuat rantai pasokan yang meningkat.

Pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengenakan tarif impor barang-barang China senilai $250 miliar untuk berikan tekanan untuk akhiri kebijakan-kebijakan, termasuk subsidi industri, yang Washington kaoatan telah melukai daya saing perusahaan-perusahaan AS dengan perusahaan China. China merespon dengan kenaikan tarif atas barang-barang AS.

Masalah subsidi industri sangat sulit karena terkait dengan kebijakan industri pemerintah China.

Beijing memberikan subsidi dan keringanan pajak pada perusahaan milik negara dan sektor-sektor yang dipandang strategis untuk pembangunan jangka panjang. Presiden China Xi Jinping telah memperkuat peran negara di bagian-bagian ekonomi.


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search