Australia Pangkas Suku Bunga Menjadi 2% Dari 2.25%

Australia Pangkas Suku Bunga Menjadi 2% Dari 2.25%

Selasa, 05 Mei 2015 12:01:36 WIB

Monexnews - Australia memangkas suku bunga ke rekor terendah baru dalam menanggapi outlook ekonomi yang lemah dan untuk mencegah penguatan lebih lanjut pada mata uang.

Gubernur Glenn Stevens dan para anggota dewan lainnya menurunkan suku bunga acuan menjadi 2 persen dari 2.25 persen, ucap

Reserve Bank of Australia dalam pernyataannya pada hari ini. Langkah ini sudah diprediksi oleh pada trader dan 25 dari 29 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Para pembuat kebijakan pada bulan lalu memperingatkan bahwa investasi di industri yang diluar pertambangan, seharusnya mengisi kelesuan di dalam perekonomian, dapat turun. Pemerintah, yang akan merilis anggaran tahunan pada tanggal 12 Mei, kemungkinan tidak akan menambah stimulus terhadap ekonomi yang berpotensi tumbuh di bawah potensinya dan terhambat oleh mata uang yang rebound serta merosotnya harga bijih besi.

Salah seorang ekonom senior di salah satu bank di Australia mengatakan bahwa ada resiko bahwa investasi di pertambangan dapat lebih rendah dari saat ini mengingat rendahnya harga komoditas. Keputusan RBA kemungkinan mencerminkan "penurunan perkiraan pertumbuhan."

Bank sentral akan merilis perkiraan pertumbuhan ekonomi kuartalan terbaru pada hari Jumat, yang para dewan melihat pada pertemuan kebijakan pada hari ini, memberikan wawasan prospek pertumbuhan.

Mata uang juga terbukti merepotkan, melonjak lebih dari 3% sejak pertemuan 7 April dan mengalami kinerja terbaik diantara mata uang utama setelah krone Norwegia dan Real Brasil selama periode tersebut.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search