Bagi Dividen, Fannie dan Freddie Bantu Pengurangan Defisit AS

Bagi Dividen, Fannie dan Freddie Bantu Pengurangan Defisit AS

Jum'at, 10 Mei 2013 11:21:59 WIB

Monexnews - Pemerintah Amerika Serikat lama berkutat dengan lilitan beban defisit yang menggunung. Kondisi seperti ini bahkan sampai mampu membuka wacana pelonggaran batas hutang maksimal yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah. Akan tetapi, banyak pihak mungkin lupa bahwa Washington juga masih memiliki kantung-kantung pendapatan dari pos pembayaran hutang korporasi. Salah satunya adalah piutang yang dimiliki oleh dua lembaga keuangan besar, yaitu Freddie Mac dan Fannie Mae. Pada bulan September 2008, pemerintah mengambilalih dua perusahaan kredit perumahan itu agar tidak gulung tikar. Kini seiring perbaikan iklim pasar hunian dan kredit properti, baik Fannie Mae maupun Freddie Mac sudah mampu menghasilkan labanya masing-masing. Fannie dikabarkan segera membayar dividen sebesar $59.4 miliar kepada Departemen Keuangan Amerika Serikat setelah perseroan sukses meraup laba (sebelum pajak) kuartalan terbesar dalam sejarah. Kinerja Fannie Mae kian meyakinkan setelah pada 2012 lalu juga berhasil mendapat laba tahunan terbesarnya. Sementara Freddie Mac juga berencana membayar dividen $7 miliar kepada pemerintah sebagai return atas investasi mereka. Kenaikan harga rumah dan penurunan rasio penyitaan aset menjadi alasan utama di balik perbaikan neraca keuangan kedua perusahaan ini. Padahal 5 tahun lalu sebagian warga bersikap skeptis dalam menyikapi kebijakan bail out Washington untuk bank-bank kreditur. Jumlah pembayaran dividen sejauh ini memang belum setara dengan dana restrukturisasi yang dikucurkan pemerintah. Akan tetapi tidak lama lagi laba keduanya akan mampu melebihi nilai investasi depkeu dan bahkan menghasilkan keuntungan dalam jumlah besar. Lebih lanjut, Fannie Mae dan Freddie Mac turut berperan dalam pengurangan angka defisit tahunan nasional, yang memang nominalnya terus menurun dalam 7 bulan terakhir. Pihak kongres bulan ini dijadwalkan untuk memberi putusan soal pengajuan kenaikan plafon hutang pemerintah. Peluang akan adanya lampu hijau dari pejabat legislatif memang kecil sehingga depkeu konon sudah mempelajari strategi alternatif penghematan pos-pos anggaran. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search