Banggar dan Pemerintah Sepakat Untuk Lebih Realistis Sikapi Perkembangan Ekonomi

Banggar dan Pemerintah Sepakat Untuk Lebih Realistis Sikapi Perkembangan Ekonomi

Jum'at, 30 Agustus 2013 16:16:49 WIB

Monexnews - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat dengan pemerintah untuk memandang lebih realistis kondisi ekonomi Indonesia yang terkena dampak perkembangan perekonomian dunia. "Kita perlu gambaran kondisi perekonomian kita itu seperti apa. Juga prediksi yang lebih realistis itu seperti apa," demikian disampaikan Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit belum lama ini. Oleh karena itu, Banggar berharap pemerintah dapat membuat Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014 lebih realistis, sesuai dengan perubahan perekonomian Indonesia terkini. Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), M. Chatib Basri mengajak semua pihak untuk realistis menghadapi potensi dampak yang timbul bila tapering off quantitative easing (QE) diberlakukan. "Kami ingin memberikan perspektif yang sebenarnya sekaligus menjawab bahwa kita juga harus realistis. Tekanan perekonomian dunia, dengan krus dolar AS pada pasar global itu tentu adalah satu hal yang sepenuhnya adalah dalam kontrol kita, seandainya Amerika memang melanjutkan kebijakan tapering off quantitative easing, maka gejolak di pasar keuangan tekanannya itu bisa terjadi, dan itu (gejolak nilai tukar) tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi di hampir semua negara," kata Menkeu. Ia menambahkan, laju pertumbuhan ekonomi global saat ini juga mengalami koreksi. Oleh karena itu, pemerintah telah revisi sejumlah asumsi makro dalam RAPBN 2014, antara lain asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2014 yang sebelumnya yang dikoreksi menjadi pada kisaran 5,8 persen hingga 6,1 persen serta nilai tukar rupiah yang juga dikoreksi pada kisaran Rp10.000 hingga Rp10.500 per dolar AS.(ak)
Sumber: Rilis Resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.depkeu.go.id
*disadur tanpa perubahan

(dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search