Bank of Japan Pertahankan Kebijakan Moneter

Bank of Japan Pertahankan Kebijakan Moneter

Rabu, 21 Mei 2014 10:16:03 WIB

Monexnews - Bank of Japan (BOJ) mempertahankan kebijakan moneternya pada hari Rabu, berjanji untuk menaikkan monetary base pada laju tahunan sebeasr 60-70 trilyun yen. Bank sentral juga tidak mengubah penilaiannya secara keseluruhan bahwa negara perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut terus pulih secara lambat, namun merevisi naik perkiraan belanja modal, merasa lebih yakin dengan bertambahnya bukti bahwa perekonomian dapat menghadapi dampak dari kenaikan pajak penjualan tanpa adanya tambahan stimulus moneter. Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan menggelar konferensi pers pada 15:30 WIB, dan diperkirakan akan kembali menegaskan optimismenya bahwa Jepang sedang berada dalam jalur untuk mencapai target inflasi bank sentral sebesar 2% sekitar setahun dari saat ini, mengikis ekspektasi pasar adanya pelonggaran moneter dalam waktu dekat. Komentar seperti itu mungkin akan kembali menguatkan yen, yang mana saat ini berada ekat level tinggi 3-1/2 bulan terhadap dollar seiring harapan adanya langkah lebih lanjut dari BOJ memudar, ucap analis.

BOJ juga menambahkan sebuah kalimat dalam pernyataannya yang menekankan bahwa kebijakan quantitative easing telah "menghasilkan dampak yang diinginkan" dan menghilangkan frase yang menggambarkan Jepang berada dalam deflasi, menggarisbawahi kepercayaannya untuk mencapai target inflasi tanpa stimulus tambahan. Namun Kuroda juga nampak mengingatkan pasar bahwa bank sentral siap untuk mengambil tindakan jika beresiko tidak dapat mencapai target inflasi, mengingat berlanjutnya pelemahan di sektor ekspor

"BOJ telah menilai bahwa kenaikan pada belanja modal cukup kokoh karena lebih banyak perusahaan yang menghadapi kendala pada kapasitasnya," ucap Hiroshi Miyazaki, ekonom senior pada Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities di Tokyo. "Terakhir kali tingkat permintaan tenaga kerja dan buruh mencapai setinggi ini adalah di sekitar tahun 2008, dan inflasi naik ke atas 2%. Hal ini akan memperikan kepercayaan bahwa BOJ dapat mencapai targetnya, sehingga ekspektasi pelonggaran lanjutan akan terkikis.(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search