Bank Sentral Emerging Market AKan Tahan Kenaikan Bunga di 2019

Bank Sentral Emerging Market AKan Tahan Kenaikan Bunga di 2019

Kamis, 20 Desember 2018 19:04:41 WIB

Lemahnya pertumbuhan ekonomi dan melemahnya harga-harga di Asia akan menyebabkan bank-bank sentral di wilayah tersebut mempertahankan bunga di tahun depan - terutama karena kenaikan suku bunga AS lambat - kecuali jika pelemahan mata uang memaksa mereka untuk melakukannya.

Federal Reserve AS pada hari Rabu menaikkan suku untuk keempat kalinya tahun ini, seperti yang diharapkan, tetapi mengisyaratkan laju kenaikan yang lebih lambat pada 2019 daripada yang diproyeksikan sebelumnya.

Prospek kebijakan Fed merupakan faktor utama menjadi penggerak mata uang negara emerging market di Asia dan prospek suku bunga yang kurang agresif tahun depan umumnya memudahkan tekanan jual valuta asing di ekonomi seperti Indonesia, Filipina dan India. Bank-bank sentral di negara-negara ini menaikkan suku berulang kali tahun ini untuk mengurangi arus keluar portofolio dan inflasi moderat.

Pada hari Kamis, bank-bank sentral di Jepang, Indonesia dan Taiwan menjaga kebijakan tetap stabil. Suku bunga jangka pendek China juga tidak berubah.

"Apa yang kami prediksi untuk Asia tahun depan didasarkan pada kenyataan bahwa Fed akan menjadi lebih dovish dan kami memiliki pandangan yang sama setelah semalam: ada lebih sedikit tekanan untuk mengetatkan moneter," kata Irene Cheung, ahli strategi Asia di ANZ.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search