Beige Book China Menunjukkan Perlambatan Tingkat Investasi

Beige Book China Menunjukkan Perlambatan Tingkat Investasi

Senin, 23 Juni 2014 07:31:57 WIB

Monexnews - Perlambatan pada perekonomian China kian dalam pada kuartal ini, seiring belanja modal menunjukkan pelemahan dan lebih sedikit perusahaan yang mengajukan pinjaman, menurut salah satu hasil survey swasta. Hanya separuh dari dunia usaha yang melaporkan kenaikan investasi, proporsi paling kecil dan penurunan paling tajam sejak survey dimulai 10 kuartal lalu, menurut Beige Book China, laporan yang dirilis kuartalan oleh China Beige Book International di New York. Perlambatan itu menekan tingkat perekrutan dan gaji, dan tingkat suku bunga yang ditawarkan oleh perbankan bayangan turun ke bawah level yang ditawarkan oleh bank, ucapnya.

Semenjak investasi telah menjadi salah satu penggerak utama perekonomian dalam 7 tahun terakhir, pelemahan ini memiliki dampak luas pada sektor, wilayah, dan ukuran performa perusahaan, ucap Leland Miller, presiden China Beige Book International, dalam pernyataan bersama dengan Craig Charney, direktur riset dan survey. Investasi telah digandrungi selama ini dan gejala penarikan nampak buruk.

Laporan ini menambah

perlambatan ekspansi ekonomi yang mungkin akan mendorong Perdana Menteri Li Keqiang untuk menambah kebijakan stimulus guna mencapai target pertumbuhan tahun 2014 miliknya di sekitar 7.5%. Li pekan lalu mengatkaan ia berjanji China tidak akan mengalami hard landing dan pemerintah akan membuat menyesuaikan untuk menopang pertumbuhan. Ekonom memperkirakan perekonomian China akan bertumbuh sebesar 7.4% di kuartal kedua dari sethaun lalu. Hal tersebut sama seperti kuartal pertama, yang merupakan level terlemah dalam 6 kuartal. GDP bertumbuh sebesar 7.7% di tahun 2013 dan 2012, turun dari rata-rata sebesar 10.6% per tahun dalam dekade sebelumnya. (xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search