Berita China Hentikan Pembelian Obligasi AS Kemungkinan

Berita China Hentikan Pembelian Obligasi AS Kemungkinan "Palsu"

Kamis, 11 Januari 2018 17:01:31 WIB

Monexnews - Lembaga Valuta Asing China (China s State Administration of Foreign Exchange/SAFE) mengatakan laporan yang memberitakan pejabat China sedang mempertimbangkan untuk memperlambat atau menghentikan pembelian obligasi Treasury Amerika Serikat (AS) adalah tidak benar atau palsu.

Pejabat SAFE mengakui jika hal tersebut benar terjadi, maka akan menjadi bumerang bagi China karena akan menyebabkan penurunan harga yang dapat melemahkan nilai mata uang negara itu sendiri.

Direktur Eurasia Group, Michael Hirson mengatakan, sangat tidak mungkin China memperlambat pembelian Treasuries AS. Pihak Eurasia Group berpendapat, munculnya isu tersebut kemungkinan muncul sebagai respons dari sikap retorika Presiden Donald Trump yang konfrontatif saat menghadapi tenggat waktu untuk menentukan tarif impor baja dan aluminium yang jelas ditujukan untuk China.

Namun analis Eurasia Group tersebut mengatakan, China memiliki langkah tersendiri untuk menekan AS, seperti membuat regulasi informal yang menolak akses pasar ke perusahaan di AS. Hal ini pernah dilakukan Beijing terhadap Korea Selatan. Pihak Eurasia Group mengatakan, China tidak akan membiarkan masalah geopolitik memengaruhi kebijakan valuta asingnya.

Menurut data Departemen Keuangan AS, China adalah negara pemegang

obligasi AS terbesar dengan nilai mencapai $ 1,19 triliun per Oktober 2017. Sedangkan cadangan valas China naik $20,2 miliar pada Desember 2017 menjadi $ 3,14 triliun seiring pemerintah China memberlakukan kebijakan ketat dan penguatan yuan yang berhasil mengendalikan arus keluar modal.

(dny)


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search