Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk Terjadinya "No Deal" pada Brexit

Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk Terjadinya "No Deal" pada Brexit

Selasa, 10 Juli 2018 23:13:47 WIB

Para investor bersiap pada skenario keputusan terburuk jika pada akhirnya terjadi tidak adanya kesepakatan Brexit. Pengunduran diri dua orang penting Brexit seperti David Davis yang merupakan kepala negosiator Brexit dan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson yang dianggap orang yang paling vokal pada negosiasi Brexit, dinilai para analis pasar menjadi ancaman tersendiri bagi Inggris terutama Perdana Menteri Inggris Theresa May.

Kurangnya kekuatan akan berdampak pada lesunya kemampuan May sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa bisa saja terjadi kegagalan kesepakatan Brexit. Jika hal tersebut terjadi, maka perekonomian Inggris pun akan terancam.

Pasalnya, mengutip CNBC dari British Retail Consortium (BRC), sirkulasi barang-barang yang masuk ke Inggris maupun yang keluar dari Inggris akan terikat oleh hukum bea cukai. Ketika tidak terjadi kesepakatan antara Inggris dan Uni Eropa, maka hal tersebut akan menghambat perputaran barang-barang tersebut. Belum lagi tarif impor dari Uni Eropa yang akan melambung dan akan membuat harga-harga menjadi lebih mahal.

Mahalnya harga dibebani kepada konsumen Inggris tentu akan menekan pengeluaran belanja konsumen, padahal kondisi perekonomian tidak luput dari level daya beli masyarakat. Belum lagi pasar ekuitas Inggris akan turut tertekan mengingat harga bahan baku yang masuk dari Uni Eropa akan semakin mahal.

Oleh sebab itu, investor tampaknya perlu berhati-hati pada kemungkinan terburuk tersebut selama kondisi politik Inggris mengenai Brexit belum memperlihatkan tanda-tanda yang positif.


(dny)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search