BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 7.25%

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 7.25%

Selasa, 08 Oktober 2013 14:59:24 WIB

Monexnews -

Bank sentral Indonesia mempertahankan suku bunga acuan yang tidak berubah setelah siklus pengetatan yang cukup agresif dalam hampir delapan tahun terakhir seiring tekanan inflasi mulai mereda.

Gubernur BI, Agus Martowardojo dan para dewan pertahankan suku bunga acuan di level 7.25%, Bank Indonesia mengatakan pada hari ini di Jakarta. Keputusan tersebut sudah di prediksi oleh 17 dari 18 ekonom yang di survey oleh Bloomberg News, dengan satu orang perkirakan akan ada kenaikan 25 bps. Mereka juga pertahankan fasilitas tingkat suku bunga deposito di level 5.5%.

Kenaikan harga konsumen berjalan lambat ke level terendah dalam tiga bulan di bulan September, sehingga memberikan ruang bagi para pembuat kebijakan untuk menilai dampak dari kenaikan suku bunga sebesar yang sebesar 1.5% sejak awal bulan Juni. World Bank pada pekan lalu mengatakan bahwa resiko penurunan pada outlook ekonomi Indonesia cukup besar seiring tingginya inflasi dan biaya pinjaman yang mungkin lebih tinggi dari apa yang diperkirakan dan akan berdampak pada permintaan dalam negeri. Banyaknya langkah pengetatan yang di lakukan oleh BI dan pemerintah sejak bulan Juni untuk menjaga inflasi dan defisit neraca transaksi berjalan dari luar kendali tampaknya mulai bekerja, Kata Lim Su Sian, seorang ekonom di HSBC Holdings Plc di Singapore sebelum dirilisnya keputusan tersebut. Kami perkirakan tidak akan ada perubahan kebijakan lagi untuk sisa tahun ini. Rupiah hanya sedikit berubah di 11.530 per dollar pada pukul 14.24 WIB di Jakarta, harga di kompilasi oleh Bloomberg dari beberapa bank local. Rupiah melemah sebanyak 14 persen pada kuartal lalu, itu merupakan kinerja terburuk sejak 2008. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search