BOE Broadbent Perkirakan Resiko Deflasi Inggris Cukup Kecil

BOE Broadbent Perkirakan Resiko Deflasi Inggris Cukup Kecil

Jum'at, 27 Maret 2015 17:03:25 WIB

Monexnews - Inggris nampaknya tidak akan jatuh ke dalam deflasi, menurut Wakil Gubernur Bank of England Ben Broadbent pada hari Jumat, menguatkan pernyataan koleganya yang mencoba meredam kecemasan akibat penurunan tajam pada laju inflasi dalam beberapa bulan terakhir. Broadbent mengatakan bahwa selain Jepang, tidak ada negara maju modern dengan mata uang floating seperti Inggris yang mengalami deflasi selama lebih dari setahun. Menurutnya dalam pidato pada Imperial College Business School di London, peluang deflasi secara luas dan berkepanjangan, yang melanda tingkat upah dan juga harga, cukup rendah. Broadbent memperkirakan laju inflasi akan kembali rebound dalam waktu sekitar 1 tahun, mengatakan bahwa inflasi telah berada pada level lebih dari 1%, jika mengabaikan dampak penurunan harga minyak dan faktor lainnya.

Ia mengatakan, efek dasar akan memberikan pendorong besar yang positif bagi laju inflasi tahunan di awal 2016. Mengabaikan penurunan pada harga makanan dan energi selama setahun kedepan, angka inflasi kemungkinan akan naik cukup tajam, tambahnya. Secara teori, laju inflasi yang negatif dapat mengakibatkan penurunan pada harga dan upah, seiring konsumen menahan diri untuk tidak berbelanja karena memperkirakan adanya penurunan harga barang-barang, mengakibatkan perekonomian berkontraksi. Namun menurut Boradbent hal ini kemungkinan tidak akan terjadi, penurunan harga minyak menaikkan pendapatan luang masyarakat Inggris, membuat mereka lebih banyak berbelanja barang-barang yang tidak penting, dan deflasi terjadi seiring tingkat upah dan penjualan ritel mulai naik.
Broadbent tidak secara langsung mengatakan outlook untuk tingkat suku bunga Bank of England. Bagaimanapun, ia mengatakan bahwa "tingkat suku bunga netral", kebijakan abstrak dari suku bunga yang disesuaikan dengan laju inflasi untuk menyeimbangkan perekonomian, memiliki peluang lebih besar untuk naik dibandingkan turun dalam beberapa tahun kedepan.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search