BOJ Ishida: Tingkat Konsumsi Jepang Masih Belum Pulih Sepenuhnya

BOJ Ishida: Tingkat Konsumsi Jepang Masih Belum Pulih Sepenuhnya

Selasa, 29 Juli 2014 10:40:13 WIB

Monexnews - Salah satu anggota dewan kebijakan Bank of Japan pada hari Selasa mensuarakan peringatan terhadap perekonomian seiring tingkat konsumsi yang masih belum pulih di tengah dampak kenaikan pajak penjualan di bulan April lalu dan sektor ekspor yang stagnan. "Fokus utama adalah apa tingkat konsumen akan kembali dalam trend naik di periode Juli-September seperti yang diantisipasi," ucap Koji Ishida pada pertemuan dengan eksekutif bisnis pada Shimonoseki, Jepang barat. Hampir 4 bulan pasca kenaikan pajak penjualan, perekonomian masih belum menunjukkan sinyal jelas sudah terlepas dari dampaknya seiring konsumen masih cemas berbelanja barang mahal seperti mobil dan rumah. Data yang dirilis oleh pemerintah pada hari Selasa juga menunjukkan tingkat belanja rumah tanggal turun 3.0% di bula Juni dari setahun lalu, tingkat penjualan ritel juga turun sebesar 0.6% dari tahun sebelumnya. Sementara Ishida mengatakan dampak kenaikan pajak terhadap tingkat konsumsi diperkirakan akan hilang secara bertahap, ia menambahkan bahwa kenaikan ekspektasi bahwa pendapatan akan bertumbuh lebih lanjut lebih penting daripada yang lainnya untuk mempertahankan agar tingkat belanja perorangan tetap solid. Ishida juga mengatakan kondisi pasar tenaga kerja juga mendapat fokus khusus seiring menunjukkan tingkat kepercayaan diantara para perusahaan. BOJ telah lama berharap sektor ekspor dapat menutupi turunnya tingkat permintaan pasca kenaikan pajak penjualan, namun tingkat permintaan luar negeri untuk produk Jepang gagal mencetak kenaikan sejauh ini. "Sektor ekspor terus lemah, ucap Ishida. Dari sisi inflasi, Ishida sepakat dengan pandangan mayoritas pada Bank of Japan bahwa CPI dapat mencapai targe 2.0% di pertengahan periode proyeksi 3 tahunan yang berakhir Maret 2017. Ishida mengatakan stabilitas harga tidak seharusnya hanya diukur oleh inflasi inti, namun dengan sejumlah data inflasi termasuk harga secara keseluruhan.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search