Bundesbank Pangkas Outlook Inflasi Jerman

Bundesbank Pangkas Outlook Inflasi Jerman

Jum'at, 06 Juni 2014 14:45:21 WIB

Monexnews -

Bundesbank memangkas perkiraan inflasi Jerman untuk tahun ini, itu mencerminkan bahwa tingkat inflasi di zona euro masih tenang.

Bank sentral Jerman mengurangi proyeksi inflasi untuk tahun 2014 menjadi 1.1% dari 1.3% yang mereka prediksi di bulan Desember. Bundesbank melihat inflasi akan mencapai 1.5% di tahun 2015 dan 1.9% di tahun 2016. Bundesbank meningkatkan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini menjadi 1.9% dari 1.7%. Untuk GDP di prediksi akan berekspansi sebesar 2% di tahun 2015 dan 1.8% di tahun 2016.

Laporan hari ini datang setelah bank sentral eropa memangkas perkiraan infalasi dari tahun 2014 sampai 2016 dan meluncurkan paket langkah-langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya pada saat kemarin. Para pembuat kebijakan yang di pimpin oleh Mario Draghi memperkenalkan suku bunga negatif untuk bank yang menyimpan dananya di bank sentral dan menyuntikan likuiditas yang bertujuan untuk meningkatkan peminjaman ke perusahaan-perusahaan.

Ekonomi Jerman, yang merupakan terbesar di Eropa, berakselerasi di kuartal pertama 2014 walaupun pertumbuhan di 18 negara zona euro melemah. Presiden Bundesbank Jens Weidmann pada hari ini memperingatkan adanya resiko dari luar negeri.

Semakin tingginya ketegangan geopolitik atau di perbaharuinya krisis di zona euro itu akan meredam pertumbuhan GDP , tidak hanya melalui jalur perdagangan eksternal, namun juga dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan, kata Weidmann dalam pernyataanya.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search