China Akan Tetap impor Minyak Iran Kendati Ada Sanksi dari AS

China Akan Tetap impor Minyak Iran Kendati Ada Sanksi dari AS

Senin, 20 Agustus 2018 17:49:45 WIB

Hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan China tampaknya akan semakin memanas setelah sejumlah importir di China menyatakan akan tetap mengimpor minyak dari Iran kendati ada sanksi perdagangan dari AS pada ekspor minyak Iran.

Importir minyak China mulai mengalihkan pembelian mereka ke minyak asal Iran dengan pasokan berasal dari kapal-kapal milik National Iranian Tanker Co (NITC) untuk hampir semua impor mereka. Hal ini dilakukan di tengah pengenaan kembali sanksi ekonomi ke Iran oleh Amerika Serikat.

Pergeseran menunjukkan bahwa China, pelanggan minyak terbesar Iran, ingin tetap membeli minyak mentah Iran meskipun ada sanksi dari Amerika Serikat sejak Mei lalu, sekaligus membatalkan perjanjian tahun 2015 di era pemerintahan Barrack Obama.

Amerika Serikat sedang berusaha menghentikan ekspor minyak Iran untuk memaksa negara itu merundingkan perjanjian nuklir baru dan untuk mengekang pengaruhnya di Timur Tengah. China mengatakan menentang sanksi sepihak dan mempertahankan hubungan komersialnya dengan Iran.

Putaran pertama sanksi, yang termasuk aturan memotong ekspor Iran dan setiap perdagangan dengan Iran dari sistem keuangan AS, mulai berlaku pada 7 Agustus. Larangan pembelian minyak Iran akan dimulai pada bulan November.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search