China Perlu Tambah Stimulus Untuk Capai Target Pertumbuhannya

China Perlu Tambah Stimulus Untuk Capai Target Pertumbuhannya

Rabu, 23 Juli 2014 16:12:30 WIB

Monexnews -

Upaya China untuk menstimulasi ekonominya yang saat ini berada di level terbesar kedua di dunia, sejauh ini belumlah cukup untuk mencapai target pertumbuhan pemerintah sekitar 7.5%, menurut hasil survei terhadap analis.

Sebanyak empat belas dari 22 analis yang di survei oleh Bloomberg pada bulan ini mengatakan bahwa China akan memerlukan sesuatu untuk meningkatkan stimulusnya untuk mencapai target ekspansi tahun 2014, walaupun pertumbuhan berakselerasi mencapai target di kuartal kedua. Kemerosotan di industri properti dapat menimbulkan resiko terbesar terhadap pertumbuhan di semester kedua tahun ini, kata 16 ekonom.

Setiap langkah tambahan akan ada mini stimulus seperti mempercepat investasi infrastruktur, pemangkasan pajak dan pergerakan yang akan membebaskan lebih banyak uang untuk bank pemberi pinjaman. Perdana Menteri Li Keqiang, yang mengatasi kemerosotan sebesar 16.4% di sektor konstruksi properti baru di semester pertama tahun ini, sedang mencoba untuk mencapai target pertumbuhan yang dia umumkan di bulan Maret tanpa harus menggunakan stimulus berbasis luas yang dapat memperburuk resiko utang.

Langkah-langkah mini stimulus akan di luncurkan terus mulai dari sekarang, gelombang demi gelombang, jadi ekonomi dapat stabil, kata Hu Yifan, seorang kepala ekonom di Haitong International Securities Group Ltd. di Hong Kong. Dia mengatakan bahwa pemerintah akan melonggarkan kebijakan moneternya, yang termasuk di kuranginya persyaratan cadangan devisa bank, sambil menghindari penurunan suku bunga.

China pada pekan lalu mengatakan bahwa pertumbuhan GDP sebesar 7.5% pada kuartal kedua dari setahun yang lalu, dengan ekspansi dari periode sebelumnya menunjukkan tingkat tahunan menjadi 8.2%. Investasi aset tetap berakselerasi di bulan Juni untuk pertama kalinya sejak bulan Agustus.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search