China Tetap Lanjutkan Negosiasi dengan AS Kendati Trump Ancam Menaikkan Tarif

China Tetap Lanjutkan Negosiasi dengan AS Kendati Trump Ancam Menaikkan Tarif

Senin, 06 Mei 2019 17:32:58 WIB

China mengatakan pada hari Senin bahwa delegasinya masih bersiap untuk pergi ke Amerika Serikat untuk pembicaraan perdagangan lanjutan, kendati Presiden AS Donald Trump secara dramatis meningkatkan tekanan pada Beijing untuk mencapai kesepakatan, mengatakan ia akan menaikkan tarif impor untuk barang-barang Cina di minggu ini.

Komentar Trump pada hari Minggu menandai peningkatan besar dalam ketegangan antara ekonomi terbesar di dunia, dan perubahan nada dari presiden, yang baru-baru ini pada hari Jumat lalu menegaskan adana kemajuan besar menuju kesepakatan.

Pasar saham merosot dan harga minyak jatuh karena pernyataannya, karena negosiasi untuk mengakhiri perang dagang selama berbulan-bulan, mendadak menimbulkan keraguan di kalangan pelaku pasar.

"Kami juga sedang dalam proses memahami situasi yang relevan. Apa yang dapat saya katakan adalah bahwa tim China sedang bersiap untuk pergi ke Amerika Serikat untuk berdiskusi, "kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang dalam jumpa pers.

Di akun twitternya, Minggu (5/3/2019), Trump mengatakan pembicaraan perdagangan dengan China berjalan "terlalu lambat", dan bahwa ia akan menaikkan tarif barang-barang China senilai $ 200 miliar menjadi 25 persen pada hari Jumat dari 10 persen.

AS sendiri mensyaratkan penghentian transfer teknologi dari AS ke perusahaan China. Untuk menindaklanjuti syarat tersebut, pemerintah China membentuk pengadilan kekayaan intelektual dan menyusun rancangan undang-undang yang akan menyulitkan perusahaan atau pejabat China untuk meminta perusahaan asing mentransfer teknologi.

Tapi, pemerintah AS mengatakan bahwa pengadilan berada di bawah Partai Komunis dan keputusan hukum sesuai dengan keinginan partai, terutama jika melibatkan perusahaan milik negara.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search