Current Account Jepang Menyusut Ke Rekor Terendah di Bulan Agustus

Current Account Jepang Menyusut Ke Rekor Terendah di Bulan Agustus

Selasa, 08 Oktober 2013 08:36:19 WIB

Monexnews -

Surplus neraca transaksi berjalan (Current account) Jepang secara tak terduga menyusut ke rekor terendah untuk bulan Agustus, membuat semakin mendesak upaya Perdana Menteri Shinzo Abe untuk memacu perekonomian dengan kebijakan pertumbuhan baru.

Surplus perdagangan turun sebanyak 64% dari setahun yang lalu menjadi 161.5 milyar yen ($1.7 milyar), seiring pendapatan dari luar negeri turun untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan dan neraca perdagangan tetap defisit, kata menteri keuangan pada hari ini di Tokyo. Para ekonom perkirakan surplus akan naik menjadi 520 milyar yen, berdasarkan estimasi median dari 27 ekonom dalan survey Bloomberg News.

Tingginya biaya impor dari menurunnya yen mungkin akan menyeret ekonomi Jepang seiring Abe mencoba untuk menarik keluar deflasi dalam 15 tahun terakhir. Program ini akan di rapatkan pada pekan depan, dengan debat yang berfokus pada strategi pertumbuhan dari perdana menteri untuk melengkapai kebijakan yang berpusat pada anggaran fiskal dan stimulus yang mana telah melemahkan yen dan mendukung eksportir.

Kecil kemungkinannya bahwa neraca transaksi berjalan akan kembali defisit dalam beberapa bulan kedepan, kata Hiroaki Muto, ekonom senior di Summitomo Mitsui Asset Management Co. di Tokyo. Jepang mungkin akan teruskan pendapatan yang surplus dalam beberapa bulan kedepan.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search