Dagong Peringatkan Rating Kredit AS

Dagong Peringatkan Rating Kredit AS

Senin, 02 Desember 2013 16:42:52 WIB

Monexnews - Amerika Serikat mungkin akan terkena downgrade pada rating kreditnya jika gagal untuk memperbaiki kapabilitas hutangnya, meski nampaknya tidak dalam waktu dekat, ucap kepala agensi rating Dagong dari China. Dagong Global Credit Rating Co yang berbasis di Beijing menyita perharian media pada bulan Oktober dengan memangkas rating kredit milik AS sebanyak 1 peringkat menjadi A-minus dari A, kendati kesepakatan oleh Kongres untuk menaikkan batas hutang pemerintah.

"Rating dari kami mungkin akan berlaku untuk sementara waktu. Kami tidak akan memangkas rating sesuai keinginan kami," ucap Guan Jianzhong, kepala Dagong. "Kami sangat cemas mengenai perekonomian AS. Pemerintah federal masih belum mengambil kebijakan untuk menyelesaikan masalah hutang secara fundamental."

Guan tidak mengatakan seberapa banyak rating kredit AS akan dipangkas, namun ia mengutip prediksi oleh analis Amerika bahwa Dagong mungkin akan memangkas rating AS menjadi B hingga tahun 2020. "Kami berharap hal ini tidak akan terjadi. Namun menurutku trend pemangkasan rating akan tetap ada jika tingkat hutang AS terus naik dan fundamental ekonominya tidak membaik," ucapnya.

Pemeirntahan Obama mungkin dapat kembali menaikkan batas hutang di bulan Februari nanti, namun pihak Washington harus mencari cara untuk kembali menghidupkan pertumbuhan di negara perekonomian terbesar di dunia tersebut dan mendorong pendapatan fiskal untuk menaikkan kapasitas layanan hutangnya secara fundamental, ucapnya.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search