Data Inflasi Eropa Masih Kurang Baik?

Data Inflasi Eropa Masih Kurang Baik?

Jum'at, 29 November 2013 18:22:53 WIB

Monexnews - Data inflasi zona euro yang lebih tinggi dari perkiraan pada hari Jumat tidak dapat berbuat banyak dalam menghilangkan kecemasan deflasi, dengan sejumlah analis masih memperkirakan European Central Bank (ECB) akan memperkenalkan langkah kebijakan yang baru. Indeks harga konsumen zona euro naik di bulan November, lebih tinggi dari ekspektasi pasar, namun masih jauh berada di bawah target European Central Bank (ECB) sebesar 2%.

Laju inflasi tahunan naik menjadi 0.9% di bulan November, dari 0.7% di bulan Oktober lalu menurut estimasi dari Eurostat, kantor statistik Uni Eropa pada hari Jumat. Euro stabil terhadap dollar pasca data dirilis. Sementara itu, data terpisah menunjukkan tingkat

pengangguran zona euro turun menjadi 12.1% di bulan Oktober, dari rekor tinggi 12.2% pada bulan September.

Jonathan Loynes, kepala ekonom Eropa pada Capital Economics, memperingatkan bahwa data inflasi hari Jumat ini tidak mengubah gambaran besar, dan resiko deflasi masih ada. "Data inflasi dan tingkat pengangguran terkini zona euro tidak akan berbuah banyak dalam mengurangi tekanan pada ECB untuk mengambil langkah tambahan guna mendukung pemulihan dan mengurangi resiko deflasi," ucapnya pada hari Jumat. "Ditambah lagi, ada sejumlah alasan untuk memperkirakan tingkat inflasi akan terus turun, termasuk penguatan euro."

Lambatnya tingkat pertumbuhan harga terus melanda perekonomian zona euro, dan data inflasi bulan lalu yang rendah menekan ECB untuk bertindak. Sebagai hasilnya, bank sentral memangkas tingkat suku bugna utama menjadi 0.25% dari 0.50% pada pertemuan bulan November. Sejumlah analis saat ini meyakini bahwa bank sentral dapat menambah kebijakan stimulus saat Dewan Kebijakan bertemu di Frankfurt hari Kamis pekan depan.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search