Data Kerja Australia Anjlok Di Bulan Desember

Data Kerja Australia Anjlok Di Bulan Desember

Kamis, 16 Januari 2014 08:49:53 WIB

Monexnews -

Para pengusaha di Australia secara tak terduga memangkas jumlas payroll di bulan Desember, mengirim mata uang lokal ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun dan menghidupkan kembali prospek lebih lanjut untuk pengurangan suku bunga seiring meredupnya investasi pertambangan. Jumlah orang yang di pekerjakan turun menjadi 22.600, di laporkan oleh biro statistik di Sydney pada hari ini, di bandingkan dengan estimasi median untuk kenaikan 10.000 dalam survey Bloomberg terhadap 27 ekonom. Tingkat pengangguran bertahan di level 5.8% seiring tingkat partisipasi turun ke level terendah dalam delapan tahun.

Kemungkinan penurunan suku bunga di bulan Juli telah meningkat dan Aussie merosot ke level terlemah sejak bulan Agustus 2010 seiring para trader meningkatkan taruhan bahwa Reserve Bank of Australia akan meningkatkan jumlah pemotongan suku bunga menjadi 2.25% sejak akhir 2011. Perusahaan perusahaan di Australia dan produsen mobil internasional telah mengumumkan penutupan pabrik dan mengurangi jumlah pekerja seiring tingginya intensintas kompetensi mata uang.

Tingkat kepercayaan bisnis dan kondisi ekonomi cukup lemah, sehingga mematahkan semangat para pengusaha, kata Katrina Ell, seorang ekonom di Moody s Analytics di Sydney sebelum laporan di rilis.

Dollar Australia turun ke level terendah di 88.10 sen AS dan di di perdagangkan di 88.25 sen AS pada pagi ini, dari 88.95 sen sebelum data di rilis. Taruhan atas pemotongan suku bunga di bulan Juli telah meningkat menjadi 45% dari 24, di tunjukan dakan data swap hari ini.

Jumlah orang yang bekerja full-time turun sebanyak 31.600 di bulan Desember, dan untuk pekerja part-time naik menjadi 9.000, di laporkan pada hari hari ini. Tingkat partisipasi warga Australia, yang merupakan ukuran dari angkatan kerja dari porsi populasi, turun menjadi 64.6% di bulan Desember dari 64.8% pada bulan sebelumnya. Kenaikan dalam jumlah pekerja di bulan November di revisi lebih rendah menjadi 15.400 dari laporan sebelumnya untuk kenaikan 21.000.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search