Data NFP AS Mungkin Akan Berekspansi Lebih Cepat Di Bulan Januari

Data NFP AS Mungkin Akan Berekspansi Lebih Cepat Di Bulan Januari

Jum'at, 07 Februari 2014 17:18:03 WIB

Monexnews -

Para pengusaha di AS mungkin akan menambahkan jumlah pekerja baru lebih dari dua kali lipat dari pada periode sebelumnya di bulan Januari seiring jumlah penerimaan kerja baru dan tingkat pengangguran bertahan di level terendah dalam lima tahun, menurut proyeksi ekonom yang laporannya akan di rilis oleh pemerintah pada hari ini.

Jumlah payroll akan meningkat sebanyak 180.000 pekerja setelah kenaikan sebesar 74.000 di bulan Desember yang mana itu adalah level terkecil sejak Januari 2011, menurut estimasi median dari 92 ekonom dalam survey Bloomberg. Tingkat pengangguran bertahan di level 6.7%, level terendah sejak 2008, di tunjukan juga oleh survey.

Angka yang di rilis mungkin akan tidak sesuai prediksi, seiring cuaca dingin yang terus-menerus memburuk, berakhirnya bantuan darurat pada pengangguran dan akan adanya revisi untuk semua data tingkat tahunan. Peningkatan secara luas di pasar kerja di perlukan untuk membantu menghasilkan upah yang lebih besar dan mendorong belanja konsumen yang mana itu menyumbang hampir 70% terhadap perekonomian.

Ada banyak ketidakpastian daripada yang biasanya, pada seputar laporan bulan Januari, kata Michael Gapen, seorang ekonom AS senior di Barclays Plc. Kami perkirakan akan ada peningkatan yang moderat dalam penerimaan kerja tahun ini. Tingkat pengangguran akan tetap bergerak ke level yang lebih rendah.

Departemen tenaga kerja akan melaporkan data non-farm payroll pada pukul 20.30 wib. Survei Bloomberg menyerukan estimasi berkisar pada kenaikan 105.000 sampai 270.000. Laporan pada hari ini mungkin juga menunjukkan tenaga kerja swasta, yang bukan termasuk instansi pemerintah, naik sebesar 185.000 di bulan Januari setelah kenaikan 87.000 pada bulan sebelumnya, menurut hasil survey. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search