Data Perekonomian China Tunjukkan Permulaan Terlemah Sejak 2009

Data Perekonomian China Tunjukkan Permulaan Terlemah Sejak 2009

Senin, 11 Maret 2013 18:33:46 WIB

Monexnews - Produksi industri China saat ini mengalami permulaan yang terlemah sejak 2009 dan pertumbuhan pinjaman dan penjualan retail melambat, hal ini semakin menggarisbawahi tantangan untuk pemimpin yang baru yang ingin mempersempit kesenjangan antara si kaya dan si miskin.

Produksi naik menjadi 9.9% dalam dua bulan pertama dan penjualan retail naik 12.3 %, data pemerintah menunjukkan pada 9 Maret, yang mendekati perkiraan para ekonom. Pinjaman baru untuk mata uang lokal di bulan Februari turun menjadi 620 milyar yuan ($99.6 milyar), kata People s Bank of China kemarin, lebih rendah dari perkiraan 27 dari 28 ekonom yang di survei oleh Bloomberg News. Kuatnya permintaan dari AS setelah turunnya tingkat pengangguran ke level terendah dalam empat tahun yang mungkin membantu Perdana Mentri pendatang baru Li Keqiang untuk mencapai target ekspansi 7,5% dalam GDP yang dicari oleh para pembuat kebijakan untk memasuki minggu akhir dari pertemuan mereka di National People s Congress di Beijing. Kenaikan terbesar di bulan Januari dan Februari pada ekspor China sejak 2012 dan cepatnya pertumbuhan investasi menunjukkan bahwa negara dengan perekonomian terbesar kedua belum menghentikan diri mereka sendiri dari ketergantungan pada perdagangan dan pengeluaran pada aset tetap. Pertumbuhan menunjukkan pola yang kuno, terutama mengadalkan pada ekspor dan investasi, dengan konsumsi yang lambat, kata Louis Kuiss, kepala ekonom China di Royal Bank of Scitland Plc di Hong Kong. Pada saat yang sama, data kredit di bulan Februari menunjukkan bahwa bank sentral mungkin akan bekerja keras untuk peningkatan kredit dan pengumpulan pembiayaan yang dimulai sejak tahun lalu, kata Kuiss, yang sebelumnya bekerja sebagai ekonom untuk World Bank di Beijing. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search