Data Tenaga Kerja AS Mengesankan

Data Tenaga Kerja AS Mengesankan

Jum'at, 06 Februari 2015 21:04:56 WIB

Monexnews - Perusahaan di AS menambahkan jumlah pekerjanya lebih tinggi dari prediksi di bulan Januari sementara upah pekerja turun. Penambahan jumlah pekerja AS mencapai rata-rata 336.000 dalam tiga bulan terakhir, jumlah tertinggi dibandingkan periode yang sama yang berakhir di bulan November 1997. Peningkatan jumlah pekerja di bulan Januari dipimpin peningkatan pada perusahaan-perusahaan retail, konstruksi, dan layanan kesehatan.

Penambahan 257.000 pekerja di bulan Januari meneruskan kenaikan di bulan Desember yang direvisi menjadi penambahan 329.000 pekerja dari data sebelumnya yang dilaporkan menambahkan 252.000 pekerja.

Upah per jam naik ke level 0,5%, level tertinggi sejak bulan November 2008, lebih tinggi dari ekspektasi kenaikan 0,3% dan bulan sebelumnya yang turun 0,2%. Tingkat pengangguran meningkat jadi 5,7% sedikit lebih tinggi dari prediksi dan bulan sebelumnya sebesar 5,6%. Kenaikan tingkat pengangguran ini karena tingkat partisipasi tenaga kerja naik dari level 62.7% ke level 62,7% sekaligus menjadi pertanda keyakinan warga AS untuk masuk dalam pasar tenaga kerja di tengah outlook perekonomian yang optimis.

Perekonomian yang menguat telah mendorong perusahaan untuk membuka lebih banyak lapangan kerja, menciptakan pertumbuhan yang baik karena daya beli warga AS diasumsikan akan ikut meningkat. Pertumbuhan tenaga kerja yang stabil dan solid ini seharusnya dapat membantu meyakinkan para pembuat keputusan Federal Reserve untuk meningkatkan suku bunga acuan di tahun ini. (YS)


(YS)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search