Defisit Anggaran AS Capai Level Terendah Sejak Tahun 2007

Defisit Anggaran AS Capai Level Terendah Sejak Tahun 2007

Rabu, 15 Oktober 2014 23:52:06 WIB

Monexnews - Defisit anggaran AS di tahun fiskal 2014 menyusut ke level terendahnya dalam bagian dari ekonomi sejak tahun 2007 seiring pertumbuhan yang berjalan cepat dan turunnya jumlah pengangguran yang telah meningkatkan pendapatan melalui pajak, di laporkan oleh Kementrian Keuangan.

Defisit menjadi sebesar $483.4 milyar di periode 12 bulan hingga 30 September, di bandingkan dengan defisit $680.2 milyar pada setahun yang lalu, kata Kementrian Keuangan pada hari Rabu di Washington. Itu sekitar sepertiga dari rekor defisit sebesar $1.4 triliun yang di capai di tahun 2009. Pendapatan melonjak sebesar 8.9% dan belanja menguat 1.4%, di tunjukkan dalam laporan.

Menteri Keuangan Jacob J. Lew mengatakan bahwa perbaikan fiskal adalah bagian yang terkait pada menguatnya pertumbuhan seiring tingkat pengangguran negara turun menjadi 5.9% di bulan September dari 7.2% pada setahun yang lalu. Namun, defisit di perkirakan oleh Congressional Budget Office akan melebar kembali seiring populasi yang menua dapat mendorong belanja lebih pada jaminan sosial dan perawatan kesehatan. "Dalam jangka pendek, defisit anggaran akan turun tajam," kata Stan Shipley, seorang ekonom di International Strategy & InvestmentGroup LLC di New York, sebelum laporan dirilis. Namun,"ada kecemasan bahwa selanjutnya itu akan kembali melebar, dengan pensiunnya baby boomer, defisit anggaran dapat naik dengan tajam." Bulan lalu pemerintah membukukan surplus sebesar $105.8 milyar ,dibandingkan dengan surplus sebesar $75.1 milyar di bulan September 2013, di tunjukkan pada angka hari ini. Estimasi median dalam survei Bloomberg terhadap 23 ekonom menunjukkan surplus pada bulan lalu sebesar $90 milyar, dengan estimasi berkisar mulai dari $53 milyar hingga $106 milyar. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search