Defisit Anggaran AS Di Bulan Agustus Mengecil Dari Tahun Sebelumnya

Defisit Anggaran AS Di Bulan Agustus Mengecil Dari Tahun Sebelumnya

Jum'at, 13 September 2013 05:59:08 WIB

Monexnews -Defisit anggaran belanja AS menyempit di bulan Agustus dari setahun yang lalu seiring menguatnya pasar kerja yang telah meningkatkan pendapatan, mendorong negara dengan ekonomi terbesar di dunia menuju defisit terkecil sejak tahun 2008.

Jumlah pengeluaran yang melebihi pendapatan sebesar $147.9 milyar pada bulan lalu, di bandingkan dengan selisih $190.5 milyar pada bulan Agustus tahun 2012, kata Departemen Keuangan pada hari ini di Washington. Dalam 11 bulan hingga tahun fiskal yang berakhir pada 30 September, defisit telah mencapai $755.3 milyar, mengecil untuk periode lima tahun terakhir.

Membaiknya ekonomi dan kenaikan pada pajak gaji telah tingkatkan pendapatan negara, sementara dengan pemangkasan anggaran pemerintah di seluruh lembaga ditambah dengan rendahnya pembayaran untuk tunjangan pengangguran turut membantu memperkecil defisit. Untuk fiskal setahun penuh, selisihnya akan menjadi lebih kecil karena di bulan September diperkirakan akan menjadi bulan yang surplus, kata Congressional Budget Office pada tanggal 9 September. Beberapa hal telah sedikit membaik pada kedua sisi dari buku anggaran: Pada sisi pendapatan, and telah melihat kenaikan pajak, dan anda melihat kenaikan kembali pada basis pajak, seirng meningkatnya gaji orang-orang, kata Gregory Daco, seorang ekonom di HIS Global Insight di Massachutes. Anda melihat penurunan pada pengeluaran karena sebagian besar publik mendukung program yang telah berakhir atau di ambang batas waktunya. Estimasi media dari 19 ekonom yang di survei oleh Bloomberg menunjukan akan adanya defisit sebesar $146 milyar di bulan Agustus. Laporan hari ini menunjukan pendapatan naik sebesar 3.3 persen di bulan Agustus menjadi $185.4 milyar dari bulan yang sama pada tahun lalu. Sementara total pengeluaran sebanyak $333.3 milyar dibandingkan dengan $369.4 milyar pada tahun lali. Di tunjukan dalam data dari pemerintah. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search