Defisit Neraca Berjalan Inggris Kembali Memburuk di Kuartal Ketiga

Jum'at, 21 Desember 2018 17:49:44 WIB
Defisit neraca berjalan Inggris adalah yang terbesar dalam dua tahun terakhir dalam periode tiga bulan hingga September dan investasi pebisnis kembali turun menjelang Brexit, ditunjukkan pada data pemerintah pada hari Jumat.

Perbedaan antara uang uang mengalir masuk dan keluar dari Inggris kembali ke wilayah negatif 26.5 miliar pound di kuartal ketiga, lebih besar dari kuartal kedua ketika defisit 20 miliar pound, data dilaporkan oleh biro statistik Inggris.

Angka tersebut lebih buruk dari perkiraan dalam survei Reuters terhadap ekonom yang menunjukkan untuk defisit 21.2 miliar pound.

Gubernur Bank of England Mark Carney sebelumnya memperingatkan bahwa membengkaknya defisit neraca berjalan Inggris membuatnya bergantung kepada "kebaikan dari asing."

Itu dapat menjadi sebuah risiko karena negara bersiap untuk meninggalkan Uni Eropa di bulan Maret dengan belum adanya kejelasan apapun tentang apakah akan berjalan mulusnya periode transisi keluar Inggris.

Defisit neraca berjalan Inggris setara dengan 4,9% dari output ekonomi negara tersebut, kembali menjadi terbesar sejak kuartal ketiga 2016, naik dari 3,8% di periode tiga bulan hingga Juni.

Sementara itu data lain menunjukan bahwa ekonomi Inggris tumbuh 0,6% di kuartal ketiga dari periode tiga bulan sebelumnya, sama dengan perkiraan pasar dan kenaikan tercepat sejak akhir 2016.

Namun, data akhir-akhir ini menunjukkan bahwa ekonomi melambat menjelang Brexit di bulan Maret serta juga melemahnya ekonomi global.
(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search