Defisit Neraca Perdagangan Akan turun di Bawah USD200 Juta

Defisit Neraca Perdagangan Akan turun di Bawah USD200 Juta

Senin, 02 Desember 2013 11:29:22 WIB

Monexnews - Meski neraca perdagangan pada Bulan Oktober diprediksikan masih mencatat defisit, namun pemerintah optimistis defisitnya akan lebih kecil dari bulan sebelumnya sebesar USD657,2 juta menjadi di bawah USD200 juta. Penurunan defisit neraca perdagangan ini karena upaya pemerintah menekan dari sisi impor baik non migas maupun migas. "Kita dari Kementerian Keuangan memperkirakan bahwa neraca perdagangan kita itu defisit, tapi saya sampaikan defisitnya mengecil. Jadi kalau bulan lalu USD600-an juta perkiraan kita bulan ini USD200 juta atau di bawah itu," ujar Menteri Keuangan M. Chatib Basri di Jakarta, Jumat (29/11). Menurutnya, penurunan defisit neraca perdagangan ini sudah hampir mendekati seimbang, meskipun untuk mencatat surplus dinilai belum bisa dilakukan. Kendati demikian, dengan penurunan ini mengindikasikan bahwa pemerintah telah memberi perhatian lebih untuk menekan defisit neraca perdagangan dan membuat menjadi seimbang ke depannya. "Sebelumnya sempat surplus di Agustus lalu karena didukung faktor lebaran, kemudian defisit lagi. Nah, kali ini mungkin turun mudah-mudahan bisa dibawah USD200 juta," terangnya. Ia menilai penyusutan defisit neraca perdagangan ini didorong oleh mulai menurunnya impor baik dari migas maupun non migas. Salah satu contohnya, realisasi quota Bahan Bakar Minyak (BBM) sampai November baru mencapai 42,9 juta kilo liter dan kemungkinan sampai akhir tahun baru mencapai 46 juta kilo liter. Angka ini lebih rendah dari target sebesar 48 juta kilo liter. "Kita musti jaga dan tinggal me-manage minyak yang mentah. Jadi dengan begini neraca perdagangannya juga akan makin mengecil," pungkasnya. (Ans)
Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia www.kemenkeu.go.id *disadur tanpa perubahan (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search