Defisit Perdagangan Inggris Menyempit di Bulan April

Defisit Perdagangan Inggris Menyempit di Bulan April

Selasa, 09 Juni 2015 16:20:27 WIB

Monexnews - Defisit perdagangan Inggris menyempit lebih banyak dari ekspektasi di bulan April, menandakan bahwa sektor perdagangan mungkin tidak akan menghambat laju pertumbuhan di kuartal kedua, menurut data hari Selasa. Office for National Statistics mengatakan defisit perdagangan Inggris menyempit hingga 1.202 milyar pound di bulan April dari revisi naik menjadi 3.093 milyar pound di bulan Maret, level terendah sejak Maret 2014. Defisit perdagangan barang sendiri menyempit hingga 8.561 milyar pound dari 10.705 milyar pound, yang juga merupakan level terendah sejak Maret tahun lalu, dibandingkan dengan estimasi ekonom untuk penurunan menajdi 9.9 milyar pound. Jumlah defisit perdagangan Inggris mengurangi laju pertumbuhan kuartal pertama tahun ini sebesar 0.9%, berkontribusi terhadap laju ekspansi gross domestic product secara keseluruhan yang hanya sebesar 0.3%.

Data hari Selasa direvisi turun dari defisit perdagangan kuartal pertama sebanyak 219 juta pound, sementara defisit perdagangan untuk kuartal ketiga dan keempat tahun 2014 masing-masing direvisi naik hampir sebanyak 1 milyar pound. Eksportir Inggris menghadapi tekanan dari lemahnya tingkat permintaan dari zona euro, daerah tujuan

ekspor Inggris, dan rally sterling menuju level terkuat dalam basis perdagangan sejak Agustus 2008. Namun data hari Selasa ini memberikan harapan untuk pemulihan, dengan volume ekspor di bulan April sendiri naik sebanyak 4.8%, kenaikan paling tajam sejak September 2014. Data sektor perdagangan Inggris volatile untuk tingkat bulanan, dan ONS mengatakan bahwa dalam 3 bulan hingga April, tingkat ekspor flat pasca bertumbuh sebesar 0.3% di kuartal pertama, sementara tingkat impor naik 2.1%, sama seperti pada tiga bulan hingga bulan Maret.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search