Defisit Perdagangan Jepang Melebar Ke Rekor Tertinggi

Defisit Perdagangan Jepang Melebar Ke Rekor Tertinggi

Kamis, 20 Februari 2014 08:57:25 WIB

Monexnews -

Defisit perdagangan Jepang melebar ke rekor tertinggi di bulan Januari seiring melonjaknya nilai impor yang akan semakin membebani kampanye Perdana Menteri Shinzo Abe untuk mendorong permulihan yang berkelanjutan.

Defisit sebesar $2.79 triliun yen ($27.3 milyar) adalah yang di laporkan oleh kementrian perekonomian di Tokyo yang mana itu melampaui estimasi median dalam survey Bloomberg terhadap 28 ekonom yang menyerukan pembacaan defisit 2.49 triliun yen. Nilai impor naik 25 persen dari setahun yang lalu dan pengiriman keluar negeri meningkat sebesar 9.5 persen.

Penurunan pada yen telah mendorong kenaikan nilai impor, sedangan ekspor negara tersebut terlihat hanya naik terbatas dari penurunan mata uang yang tergelincir lebih dari 20 persen terhadap dollar dalam dua tahun terakhir. Defisit perdagangan yang berkontribusi terhadap perekonomian

jepang tumbuh kurang dari perkiraan 1 persen di kuartal ke empat, menggarisbawahi adanya resiko bahwa Abenomics mungkin goyah setelah kenaikan pajak penjualan di bulan April yang akan meredam konsumsi.

Jepang dapatkan dampak yang kurang baik dari transformasi pada kebijakan energi, kata Naohiro Niimura, mitra kerja di Market Risk Advisory Co. di Tokyo. Tren seperti ini pada neraca perdagangan Jepang akan terus berlangsung untuk sementara, mengikis kekuatan ekonomi sedikit demi sedikit.

Menjelang data di rilis pada hari ini, perkiraan median dari analis untuk pembacaan kenaikan sebesar 12.7% pada ekspor dan kenaikan 22.7% pada impor-

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search