Dijsselbloem Tanggapi Serius Downgrade Oleh S&P

Dijsselbloem Tanggapi Serius Downgrade Oleh S&P

Jum'at, 29 November 2013 16:30:36 WIB

Monexnews - Menteri Keuangan Belanda Jeroen Dijsselbloem mengatakan bahwa ia akan menanggai downgrade pada rating kredit negaranya oleh Standard & Poor's secara serius, dan bersikeras bahwa negaranya sedang mendorong reformasi ekonomi. "Saya menanggapi downgrade tersebut secara serius karena begitu juga tanggapan pasar," ucapnya pada hari Jumat, pasca S&P memangkas rating kredit milik Belanda menjadi "AA plus" dari "AAA." "Hal tersebut menkofirmasi dibutuhkannya dorongan pada sejumlah reformasi sehingga kita bisa mendapatkan angka pertumbuha yang lebih tinggi," tambahnya.

Agensi rating mengatkan prospek tingkat pertumbuhan ekonomi Belanda lebih lemah dari yang diperkirakan, namun mempertahankan outook stabil untuk Belanda. Dua agensi rating lainnya - Moody's dan Fitch belakangan ini malah mempertegas rating AAA untuk Belanda, tekan Dijsselbloem. S&P memperkirakan bahwa gross domestic product (

GDP) Belanda akan berkontraksi sebesar 1.2% di tahun 2013, sebelum kembali bertumbuh sebesar 0.5% di tahun 2014.

Perkiraan ini sesuai dengan prediksi pemerintah Belanda, ucap Dijsselbloem, namun menambahkan: "0.5% tidak cukup kuat dan itu alasan mengapai kami mengerjakan program reformasi." Pemerintah Belanda sedang menghadapi sejumlah masalah struktural pada perekonomian seperti pasar tenaga kerja, perumahan, dan pensiun, dan hal tersebut adalah factor utama yang menahan pemulihan ekonomi kami," ucapnya.

Komentarnya datang di tengah kecemasan mengenai pasar perumahan di Belanda, dengan sejumlah analis mengatakan koreksi dalam pada sektor perumahan dapat menekan tingkat belanja konsumen dan memperpanjang resesi di Belanda. "Kami sedang mengganti kebijakan kami, terutama pada pemangkasan pajak sektor perumahan... Kami memperkirakan pasar perumahan akan mulai bangkit tahun depan, dan banyak rumah tangga yang telah mampu membayarkan cicilan awal kredit perumahan dalam beberapa tahun belakangan ini," ucap Dijsselbloem.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search