Diprediksi Surplus, Sektor Perdagangan RI Justru Cetak Defisit

Diprediksi Surplus, Sektor Perdagangan RI Justru Cetak Defisit

Senin, 02 Juni 2014 11:40:21 WIB

Monexnews - Volume ekspor Indonesia ke luar negeri menurun untuk periode April 2014. Kombinasi antara penurunan ekspor tersebut dan kenaikan impor bulanan menyisakan defisit perdagangan $1.97 miliar atau lebih buruk dibandingkan ekspektasi pelaku pasar, yang memperkirakan surplus $260 juta. Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa saat lalu, nilai ekspor Indonesia bbulan April 2014 adalah sebesar US$14.29 miliar atau mengalami penurunan sebesar 5.92% dibanding ekspor Maret 2014. Demikian juga bila dibandingkan dengan April 2013, nilai ekspor turun sebesar 3.16%. Ekspor nonmigas anjlok 7.09% dibandingkan Maret 2014 menjadi US$11.66 miliar. Demikian juga bila dibandingkan dengan nilai ekspor nonmigas April tahun lalu, angkanya turun sebanyak 5.26%. Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia untuk periode Januari hingga April 2014 adalah sebesar US$58.59 miliar atau menurun 2.63 dibandingkan periode yang sama tahun 2013. Demikian juga ekspor nonmigas, angkanya mencapai US$48.09 miliar atau menurun 3.0%. Penurunan terbesar ekspor nonmigas April 2014 terhadap Maret 2014 terjadi pada produk lemak dan minyak hewan/nabati yakni sebesar US$916,5 juta (45.02%), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada komponen alas kaki yaitu sebesar US$81.7 juta (29.49%). Adapun ekspor nonmigas ke Amerika Serikat April 2014 mencapai angka terbesar yaitu US$1.38 miliar, disusul Tiongkok dengan US$1.27 miliar dan Jepang, sebesar US$1.17 miliar. Kontribusi ketiganya mencapai 32.76% terhadap total ekspor ke lar negeri. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) hanya sebesar US$1.28 miliar. Ekspor hasil industri periode Januari hingga April 2014 naik sebesar 3.22% dibanding periode yang sama tahun 2013. Demikian juga ekspor hasil pertanian naik 3.31% dan ekspor hasil tambang dan lainnya turun sebesar 26.15%. Di sisi lain, nilai impor Indonesia untuk April 2014 justru naik 11.93% dibandingkan Maret 2014 ke angka US$16.26 miliar. Namun bila dibandingkan April tahun lalu, impor tercatat turun 1.26%. Impor nonmigas April 2014 mencapai US$12.56 miliar atau naik 19.32% dibandingkan Maret 2014. Sedangkan bila dibandingkan April 2013, impor nonmigas turun 2.11%. Sementara impor migas April 2014 mencapai US$3.70 miliar atau turun 7.55% dibanding Maret 2014. Sedangkan bila dibandingkan dengan impor April 2013, angkanya naik 1.76%. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search