Diskusi Nuklir Iran Nampak Memerlukan Perpanjangan Batas Waktu

Diskusi Nuklir Iran Nampak Memerlukan Perpanjangan Batas Waktu

Rabu, 04 Juni 2014 17:40:37 WIB

Monexnews - Nampaknya kemungkinan besar keenam negara besar dunia dan Iran tidak dapat memenuhi batas waktu tanggal 20 Juli nanti untuk menegosiasikan kesepakatan jangka panjang agar Iran menghentikan program nuklirnya sebagai syarat berakhirnya sanksi ekonomi, menurut diplomat dan analis. Dalam teorinya, perpanjangan waktu diskusi tersebut tidak akan menjadi permasalahan jika diinginkan oleh semua pihak. Namun Presiden Barack Obama harus mendapatkan persetujuan Kongres pada saat hubungan antara pemerintah dan anggota parlemen tidak baik. Iran, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, dan China memiliki batas waktu tanggal 20 Juli nanti untuk mencapai kesepakatan yang komprehensif menurut kesepakatan yang dicapai di Jenewa tanggal 24 November lalu. Kesepakatan di bulan November lalu memperbolehkan untuk perpanjangan waktu selama 6 bulan juga dibutuhkan untuk mencapai kesepakatan akhir untuk mengakhiri sanksi terhadap Iran dan menghilangkan ancaman perang. Perpanjangan tersebut juga akan memperpanjang pelonggaran sanksi terhadap Iran dan membatasi pekerjaan nuklir Iran seperti yang disetujui di Jenewa. Untuk menghindari konflik terbuka dengan Kongres, Obama mungkin akan meminta persetujuan parlemen AS untuk memperpanjang pelonggaran sanksi tersebut.

Diskusi terakhir di

Vienna bulan lalu mencapai kebuntuan saat jumlah mesin penyuburan yang ingin dipertahankan oleh Iran berada jauh di atas apa yang dapat diterima oleh pihak Barat. Ketidaksetujuan tersebut diperkirakan mencapai puluhan ribu mesin. Sebagai hasilnya, diskusi terakhir di Vienna gagal pada bulan lalu dengan pihak Teheran dan pihak Barat saling menuduh satu sama lain tidak realistis. Sementara perpanjangan batas waktu dapat menjadi taktik negosiasi, kedua belah pihak nampak tidak keberatan. (xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search