Dudley: Proyeksi Kenaikan Suku Bunga

Dudley: Proyeksi Kenaikan Suku Bunga "Masuk Akal"

Rabu, 08 Oktober 2014 09:07:24 WIB

Monexnews - Perkiraan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertengahan tahun 2015 cukup "masuk akal" seiring petinggi bank sentral menunggu tingkat pengangguran untuk kembali turun dan kenaikan laju inflasi, ucap Presiden the Fed bagian New York, Willian C. Dudley semalam. Masih terlalu awal untu mulai menaikkan suku bunga," ucap Dudley dalam pidatonya di Troy, New York. Pasar tenaga kerja masih memiliki banyak kekurangan dan laju inflasi masih terlalu lambat. Dudley mengatakan penguatan dollar, lemahnya permintaan asing dan tingginya produksi energi domestik menahan turun tingkat inflasi, yang mana masih berada di bawah target 2% the Fed. Masih ada banyak kekurangan pada pasar sumber daya tenaga kerja," ucapnya.

Komentar tersebut merupakan komentar pertama Dudley pasca laporan pekan lalu menunjukkan tingkat pengangguran turun di luar perkiraan menjadi 5.9% dan perekonomian menambah lebih banyak pekerjaan di bulan September. FOMC bulan lalu kembali berjanji untuk mempertahankan tingkat suku bunga di level rendah untuk waktu yang "lebih lama" setelah mengakhiri program pembelian aset 2 tahunannya bulan ini. Menurut perkiraan kenaikan suku bunga akan terjadi sekitar pertengahan tahun depan. Hal tersebut nampak cukup masuk akal, ucap Dudley. Sebagian beasr petinggi the Fed memprediksi kenaikan suku bunga di tahun 2015, menurut

proyeksi yang dirilis tanggal 17 September lalu. Kenaikan tersebut akan menjadi yang pertama sejak 2006.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search