Ekonomi Membaik, Warga Inggris Belum Rasakan Perbaikan Hidup

Ekonomi Membaik, Warga Inggris Belum Rasakan Perbaikan Hidup

Senin, 10 Februari 2014 11:19:15 WIB

Monexnews - Perekonomian Inggris tumbuh pada tahun 2013 lalu, dan akselerasinya bahkan menjadi yang paling cepat dalam enam tahun terakhir. Namun bukan berarti warganya menikmati trend pemulihan ekonomi yang konon sedang berlangsung, setidaknya fakta itulah yang diungkap oleh survei media nasional. Gross Domestic Product Inggris tumbuh 0.7% (yearly) pada kuartal IV lalu dan apabila dihitung untuk satu tahun penuh, nilai perekonomian negara ini meningkat 1.9% di tahun 2013. Tingginya aktivitas di sektor jasa dan manufaktur menjadi kontributor utama terhadap kemajuan ekonomi nasional. Menurut laporan Kantor Statistik Inggris, perekonomian domestik tumbuh di setiap kuartal pada tahun 2013 lalu. Fakta ini tentu menyenangkan bagi Kanselir George Osbourne, yang sejak lama berupaya meyakinkan warganya bahwa strategi ekonomi akan berjalan efektif. Sesaat setelah data GDP dirilis tanggal 28 Januari lalu, Osborne mengatakan kalau rasio pertumbuhan 0.7% (kuartal IV) merupakan level yang aman. Namun demikian, kegembiraan pemerintah tidak disambut dengan baik oleh publik, sebagaimana diperlihatkan oleh hasil survei media nasional Guardian. Sebanyak 76% responden yang di-poll oleh Guardian menilai angka pertumbuhan ekonomi tidak mencerminkan kondisi di masyarakat. Beberapa komponen hidup belum sepenuhnya mendukung kesejahteraan warga misalnya seperti rasio kenaikan gaji, yang jumlahnya hanya 0.9% atau di bawah rata-rata inflasi yang mencapai 2%. Ketidakseimbangan antara pendapatan dan daya beli inilah yang dikeluhkan oleh masyarakat. Sampai dengan hasil poll hari ini, hanya 24% responden yang menganggap peningkatan angka ekonomi nasional sejalan dengan perbaikan nasib mereka. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search