Ekspor China Diperkirakan Pulih Selama Maret Lalu

Ekspor China Diperkirakan Pulih Selama Maret Lalu

Rabu, 10 April 2019 13:45:31 WIB

Ekspor China diperkirakan pulih pada bulan Maret setelah penurunan tajam pada bulan Februari, sementara impor kemungkinan menyusut selama empat bulan berturut-turut tetapi pada kecepatan yang lebih rendah, demikian isi sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan.

Jika data yang dirilis hari Jumat ini sejalan dengan perkiraan atau lebih baik, itu bisa menambah tanda-tanda awal stabilisasi di negara perdagangan terbesar di dunia saat kekhawatiran tumbuh karena perlambatan pertumbuhan global.

Tetapi pengamat China mengatakan kenaikan itu mungkin lebih disebabkan oleh faktor musiman daripada perubahan dalam permintaan global yang lesu, dengan pengiriman kemungkinan akan melonjak setelah liburan panjang Tahun Baru Imlek telah mengurangi aktivitas bisnis pada Februari.

Ekspor pada bulan Maret diperkirakan telah meningkat 7,3 persen dari tahun sebelumnya, menurut estimasi median dari 32 ekonom dalam jajak pendapat Reuters, menyusul penurunan 20,8 persen pada Februari.

"Distorsi ini sangat kuat pada awal Maret tetapi tidak ada lagi di paruh kedua bulan karena dampak festival biasanya berlangsung kurang dari sebulan," kata analis di Goldman Sachs dalam sebuah catatan.

Data ekonomi China ini akan langsung berdampak peada AUDUSD karena Australia merupakan proxy ekonomi China. Jika data China bagus maka akan menguatkan Aussie dollar.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search