Ekspor Impor Turun, Sektor Perdagangan RI Cetak Surplus $454,4 Juta

Ekspor Impor Turun, Sektor Perdagangan RI Cetak Surplus $454,4 Juta

Jum'at, 15 Mei 2015 10:24:27 WIB

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis data ekspor impor Indonesia untuk periode April 2015. Ekspor RI tercatat turun 4,04% ke angka US$13,08 dibandingkan ekspor bulan Maret 2015. Demikian pula jika dibandingkan dengan April 2014, ekspor mengalami penurunan sebesar 8,46%. Ekspor nonmigas April 2015 mencapai US$11,63 miliar, atau turun 0,17% dibandingkan Maret 2015. Begitu pula bila dibanding April 2014, ekspor migas turun 0,1 %. Sementara nilai impor Indonesia mencapai US$12,63 miliar atau naik 0,16% dibanding Maret 2015, namun jika dibanding April 2014 angkanya turun 22,3%. Impor nonmigas April 2015 tercatat US$10,29 miliar atau turun 0,46% dibanding Maret 2015, dan lebih rendah 18,06% dibanding April 2014. Sedangkan impor mencapai US$2,34 miliar atau naik 3,00% dibanding Maret 2015 dan turun 36,74% untuk skala tahunan. Dengan demikian maka sektor perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar US$454,4 juta di bulan April 2015. Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia selama periode Januari-April 2015 adalah US$52,14 miliar atau turun 11,02% dibanding periode yang sama tahun 2014, demikian juga dengan ekspor nonmigas yang hanya mencapai US$44,98 miliar atau menurun 6,43%. Penurunan terbesar ekspor nonmigas April 2015 terhadap Maret 2015 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$199,3 juta (11,73%), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$270,8 juta (17,1 %). Ekspor nonmigas ke Amerika Serikat April 2015 mencapai angka terbesar yaitu US$1,38 miliar, disusul India US$1,19 miliar dan Tiongkok US$1,17 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 32,17%. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar US$1,32 miliar. Secara kumulatif nilai impor Januari-April 2015 mencapai US$49,36 miliar atau turun 17,02% dibanding periode yang sama tahun 2014. Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas US$8,44 miliar (turun 42,57%) dan nonmigas US$40,92 miliar (turun 8,64%). Tiga negara asal barang impor nonmigas terbesar Januari-April 2015 adalah Tiongkok dengan nilai US$9,85 miliar (24,08%), Jepang US$5,05 miliar (12,35%), dan Thailand US$2,74 miliar (6,69%). Impor nonmigas dari ASEAN mencapai pangsa pasar 20,91 %, sementara dari Uni Eropa 9,1 %. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search