Eksportir Diharap Mencari Pasar Ekspor Nontradisional

Eksportir Diharap Mencari Pasar Ekspor Nontradisional

Kamis, 12 September 2013 10:51:10 WIB

Monexnews - Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri mendorong para pelaku usaha, khususnya eksportir untuk mencari pasar ekspor non-tradisional, karena negara-negara tersebut kini tengah dilanda perlambatan pertumbuhan.

Menkeu menilai, salah satu negara yang dapat dituju oleh pelaku ekspor adalah Nigeria. Mengapa kita lebih mengarahkan pada eksportir untuk mengarah ke non-tradisional, karena negara-negara tradisional seperti China dan Jepang, saat ini sedang mengalami perlambatan ekonomi yang mengakibatkan turunnya permintaan impor dari Indonesia, kata Menkeu, Selasa (10/9).

Menurut Menkeu, Nigeria merupakan negara tujuan ekspor yang prospektif, karena sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang cepat. Dengan jumlah penduduk mencapai 170 juta jiwa, Nigeria mencetak pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen.

Menkeu optimistis, eksportir Indonesia akan mendapatkan keuntungan dari hubungan dagangnya dengan Nigeria. Selain bebas import duty, Nigeria juga dianggap dapat menjadi basis produksi dari produk-produk yang dipasarkan ke sejumlah negara, misalnya Amerika Serikat. "Dari keuntungan, Nigeria punya akses ke Indonesia karena bebas import duty (bea impor)," jelas Menkeu.

Dengan pertimbangan tersebut, Menkeu berharap Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) dapat memfasilitasi eksportir yang ingin membuka pasar baru di kawasan-kawasan non-tradisional. Harapan tersebut ia sampaikan mengingat masih banyak pelaku usaha yang menilai risiko perdagangan masih cukup tinggi. "Kami akan support terus dengan memberikan fasilitas yang terbaik bagi pelaku ekspor, agar berani mencoba ke pasar non-tradisional," pungkas Menkeu.(nic) (art) Sumber: website kementrian keuangan Indonesia -

depkeu.go.id


(art)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search