Fed Kocherlakota Cemaskan Outlook Inflasi Memburuk

Fed Kocherlakota Cemaskan Outlook Inflasi Memburuk

Kamis, 13 November 2014 07:32:14 WIB

Monexnews - Salah satu petinggi Federal Reserve pada hari Rabu malam mengatakan ia mencemaskan bahwa penurunan pada ekspektasi inflasi dapat menekan turun laju inflasi AS yang sudah rendah, membuat the Fed semakin sulit untuk memulihkan perekonomian. "Ada sejumlah penurunan, menurutku secara materill, pada ekspektasi terhadap inflasi di masa mendatang," ucap Narayana Kocherlakota presiden the Fed bagian Minneapolis di Eau Claire, Wisconsin. Dengan laju inflasi yang sudah terlalu rendah, ia mengatakan, the Fed seharusnya memperpanjang program stimulus pembelian obligasinya alih-alih mengakhirinya bulan lalu. Kocherlakota menjadi satu-satunya yang menentang hasil voting pertemuan the Fed bulan Oktober lalu.

Untuk kenaikan

suku bunga, hal tersebut "tidak pantas" untuk dilakukan pada tahun depan, ucapnya, mengingat outlook inflasi yang masih buruk. Pandangan tersebut kontras dengan sebagian besar petinggi the Fed, yang memperkirakan tingkat suku bunga dapat mengalami kenaikan tahun depan. The Fed telah mempertahankan tingkat suku bunga dekat nol sejak Desember 2008. Kocherlakota tidak memperkirakan laju inflasi akan kembali naik menuju targe the Fed sebesar 2% sebelum tahun 2018, dan mendesak koleganya untuk menunda kenaikan suku bunga hingga mereka optimis bahwa laju inflasi akan mencapai target dalam waktu 1-2 tahun. Sementara itu, meski saat the Fed mulai mengetatkan kebijakan, tingkat suku bunga kemungkinan hanya akan naik menuju 3.25% menurutnya, jauh di bawah level normal historikal pada 4%. Suku bunga yang lebih rendah akan memicu volatilitas lebih pada harga aset, ucapnya.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search