Pejabat Fed: Bank Sentral Harus Tambah Stimulusnya

Pejabat Fed: Bank Sentral Harus Tambah Stimulusnya

Kamis, 05 September 2013 09:27:55 WIB

Monexnews - Presiden bank Federal Reserve of Minneapolis, Narayana Kocherlakota, yang mendukung program pembelian asset sebesar $85 milyar/bulan, mengatakan bahwa outlook bank sentral sendiri menunjukkan perlunya kenaikan akomodasi yang sudah pada rekor tertingginya.

Perkiraan dari Federal Open Market Committee sendiri menunjukan bahwa mereka seharusnya memberikan lebih banyak stimulus bagi ekonomi, bukan di kurangi, kata Kocherlakota pada pidatonya hari ini di La crosse, Wisconsen. Dia tidak mengikuti voting kebijakan pada tahun ini.

Pertemuan FOMC pada tanggal 17-18 September mungkin akan kurangi pembelian program obligasi, berdasarkan dari 65 persen ekonom yang disurvei oleh Bloomberg pada bulan lalu. Ketua Fed Ben S Bernanke dan para koleganya berjanji selama hampir setahun ini untuk menekankan akan ada pembelian obligasi sampai mereka melihat perbaikan yang berkelanjutan dalam pasar kerja dan juga termasuk tingkat pengangguran, yang sekarang berada di tingkat 7.4 persen di bulan Juli.

Komite gagal untuk berikan stimulus yan cukup bagi perekonomian, kata Kocherlakota, mengutip outlook FOMC untuk inflasi dan jumlah penganguran. Peserta FOMC di bulan Juni memprediksi bahwa inflasi akan masih dibawah 2 persen dalam jangka menengah dan jumlah pengangguran akan menurun secara bertahap.

FOMC telah berkomitemen untuk pertahankan suku bunga acuan dekat nol persen selama tingkat pengangguran diatas 6.5 persen dan outlook inflasi tidak melebihi 2.5 persen. Kocherlakota, yang merupakan pendukung kebijakan yang terkait dengan indikator ekonomi, dia menyerukan pada Fed untuk naikan akomodasi karena dapat mengurangi tingkat pengangguran ke level 5.5 persen.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search