Fed Kocherlakota: Tingkat Pengangguran Masih Diatas 7% Sampai Pertengahan 2014

Fed Kocherlakota: Tingkat Pengangguran Masih Diatas 7% Sampai Pertengahan 2014

Rabu, 26 Juni 2013 20:14:38 WIB

Monexnews - Presiden Bank Federal Reserve Minneapolis, Narayana Kocherlakota, yang tidak mengikuti voting kebijakan pada tahun ini, mengatakan bahwa dia lebih menyukai untuk masih berlanjutnya pembelian obligasi sampai tingkat pengangguran turun dibawah 7%, yang mana dia perkirakan tidak akan tercapai sampai semester kedua tahun depan.

Saya perkirakan tingkat pengangguran akan mencapai level 7% pada beberapa waktu di semester kedua tahun depan, kata Kocherlakota pada hari ini dalam wawancaranya di CNBC. Dia mendukung strategi pembelian aset setidaknya sampai tingkat pengangguran dibawah 7%.

Ketua Fed Ben Bernanke pada tanggal 19 Juni mengatakan bahwa Fed mungkin akan memangkas pembelian obligasi bulanan yang sebesar $85milyar pada tahun ini dan berakhir di pertengahan 2014 jika perekonomian tumbuh sejalan dengan perkiraan bank sentral. Komentarnya mendorong bursa dan obligasi kebawah. Sejak hari sebelum pernyataannya, Indeks S&P 500 telah turun sekitar 3.9%, sementara itu yield obligasi bertenor 10-tahun naik ke level tertinggi harian di level 2.66% dari 2.19%.

Kocherlakota mungkin lebih pesimis tentang tingkat pengangguran daripada beberapa rekannya di Federal Open Market Committee. Bernanke mengatakan pada pekan lalu bahwa pertengahan 2014 tingkat pengangguran mungkin akan menjadi sekitar 7%.

Ketua Fed Minneapolis lebih menekankan bahwa Fed masih tetap akomodatif, dia mengatakan kepada wartawan pada 24 Juni bahwa bank sentral seharusnya lebih mementingkan jalannya dari pernyataan kebijakan bahwa stimulus akan bertahan untuk waktu yang dipertimbangkan setelah berakhirnya pelonggaran kuantitatif. Kita harus membawa itu kedepan dan menghasilkan sesuatu ketika kita bicarakan kebijakan, tambahnya.

Hari ini dia mengatakan bahwa Fed akan berada dalam urusan akomodatif yang panjang setelah pembelian aset berakhir.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search