Fed Pianalto: Target Pekerjaan dan Inflasi the Fed Masih Jauh

Fed Pianalto: Target Pekerjaan dan Inflasi the Fed Masih Jauh

Jum'at, 28 Maret 2014 01:22:48 WIB

Monexnews - Presiden Federal Reserve bagian Cleveland, Sandra Pianalto pada hari Kamis mengatakan bahwa dirinya memperkirakan perekonomian akan terus bertumbuh tahun ini, dan menambahkan bahwa kebijakan moneter longgar dari bank sentral akan membantu proses tersebut. Menurutku perekonomian berekspansi pada tingkat yang sedikit lebih kuat tahun ini daripada tahun lalu. Saya memperkirakan pertumbuhan GDP tahun ini akan berada di sekitar 3%, ucap Pianalto. Saya memperkirakan tingkat pengangguran akan turun menjadi 6.2% dari 6.7% saat ini. Meski kita telah membuat sejumlah kemajuan, kita masih jauh untuk mencapai tujuan tingkat pekerjaan yang maksimum dan inflasi sebesar 2%, ucapnya.

Mengingat tingginya tingkat pengangguran dan inflasi yang melekat di level rendah, kebijakan moneter masih sangat akomodatif, menurut Pianalto, terkait usaha

the Fed untuk mempertahanakn tingkat suku bunga sangat rendah untuk memicu aktivitas perekonomian. The Fed telah mempertahankan tingkat suku bugna dekat nol sejak akhir tahun 2008 dan meluncurkan program pembelian obligasi dengan tenor panjang untuk menekan tingkat suku bunga jangka panjang. The Fed berencana untuk membeli obligasi senilai 55 milyar dollar di bulan April, berkurang dari 65 milyar dollar di bulan Februari dan Maret, 75 milyar dollar di bulan Januari, dan 85 milyar dollar di bulan Desember lalu. Meski kita sedang memangkas pembelian aset, kami masih membeli dalam jumlah yang cukup banyak, ucapnya. Dan dengan jumlah sebesar itu seharunya akan terus mempertahankan tekananan turun pada tingkat suku bunga.

Pianalto mengatakan program pembelian obligasi telah membantu perekonomian. Kita telah melihat manfaat dari linkungan suku bunga rendah, ucapnya. Ia menambahkan Kita juga harus mempertimbangkan biaya untuk melakukan uasaha tersebut dan saat ini kami tidak melihat ada biaya. Setelah program pembelian obligasi berakhir, ucapnya kami akan terus memberikan kebijakan akomodatif dengan menahan tingkat suku bunga the Fed di level rendah hingga waktu yang lebih lama lagi, ucapnya.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search