Fed's Lockhart Perkirakan Tapering QE Berlanjut

Fed's Lockhart Perkirakan Tapering QE Berlanjut

Selasa, 14 Januari 2014 06:21:17 WIB

Monexnews - Salah satu petinggi bank sentral AS pada hari Senin memperingatkan pemangkasan program stimulus pembelian obligasi lebih lanjut, memperingatkan bahwa pasar tenaga kerja masih belum sembuh dan ada sinyal disinflasi yang mencemaskan pada perekonomian. Dennis Lockhart, Presiden Federal Reserve bagian Atlanta, dalam pidatonya mengatakan kebijakan moneter yang sangat akomodatif masih sesuai kendati ia memprediksikan laju pertumbuhan ekonomi akan bertambah cepat dan adanya kenaikan bertahap pada tingkat inflasi tahun ini.

"Jika semua sesuai perkiraan, ada transisi kebijakan yang sedang terjadi dari dunia QE menjadi dunia pasca QE," ucapnya terkait program pembelian obligasi

the Fed, yang dikenal sebagai quantitative easing atau QE. Namun "kedua outlook tenaga kerja dan inflasi masih memiliki aspek yang mencemaskan, tambanya dalam pidato pada the Rotary Club of Atlanta.

Lockhart, sosok sentris pada bank sentral yang bukan merupakan anggota voting kebijakan moneter tahun ini, memprediksikan GDP akan bertumbuh sebesar 2.5% hingga 3.0% tahun ini, naik tipis dari tahun 2013. Jika hal tersebut benar, saya akan mendukung langkah

tapering pada tahun ini, ucapnya terkait laju QE. Tingkat pengangguran AS turun tajam hingga 6.7% di bulan Desember dari 7.0%. Namun pasar tenaga kerja tidak sesehat yang diindikasikan oleh tingkat pengangguran," ucap Lockhart. "Tingkat pengangguran yang turun mungkin terlalu melebih-lebihkan kemajuan yang telah dicapai." Menyoroti lemahnya tingkat pertumbuhan upah dan tingginya tingkat pemecatan, ia menambahkan masih ada gap tenaga kerja yang substansial yang dapat terbantu oleh kebijakan longgar the Fed. Lockhart mengatakan tingkat inflasi nampaknya tidak terkait dengan momentum pertumbuhan belakangan ini. dan memperingatkan bahwa disinflasi yang berlanjut dapat menimbulkan resiko bagi performa ekonomi."

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search