Gagal Investasi, Bos Minyak Inggris Putuskan Lengser

Gagal Investasi, Bos Minyak Inggris Putuskan Lengser

Rabu, 05 Februari 2014 11:06:21 WIB

Monexnews - Salah satu produsen minyak mentah asal Britania, Premier Oil PLC, beberapa jam lalu mengumumkan bahwa CEO-nya berencana mundur. Simon Lockett dilaporkan berniat pensiun setelah mengabdi sembilan tahun di perusahaan spesialis eksplorasi minyak itu. Perusahaan menyebut kalau Lockett akan tetap memimpin perusahaan sampai penggantinya benar-benar ditemukan. Ia akan memandu jalannya transisi perusahaan sebelum akhirnya benar-benar lepas tangan dari tanggung jawabnya. Dalam beberapa tahun terakhir, CEO Premier Oil ini memang berada di bawah tekanan menyusul kebijakan akusisi kepemilikan proyek Sea Lion di wilayah Kepulauan Falkland. Investasi perusahaan dianggap salah kalkulasi karena dalam pengembangannya justru membutuhkan dana besar dan menggerus kas perseroan. Pemegang saham memandang Premier sebagai sebuah perusahaan yang solid dan bisa diandalkan, khususnya dalam hal produksi. Namun mereka belakangan ini kecewa lantaran perusahaan tidak mampu menjawab tantangan teknis dalam proyek eksplorasi di Falkland padahal proses pengembangannya sudah memakan biaya besar. The company's share price has also fallen recently after the company reduced its production forecasts last year because of problems at its North Sea projects and in Vietnam. "Investor tidak menyukai deal proyek Sea Lion dan kita kemungkinan baru akan melihat minyak keluar dari sana dalam lima tahun ke depan," ujar Nathan Piper, Analis RBC Capital Markets. Di bawah kepemimpinan Lockett selama sembilan tahun, Premier mampu mengerek jumlah produksi hingga 56% dan harga sahamnya naik lebih dari140%. "Saya percaya bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk perubahan kepemimpinan. Namun untuk saat ini saya fokus memandu proses transisi," ujar Lockett. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search