GDP Jepang Merosot Di Kuartal Ke Empat

GDP Jepang Merosot Di Kuartal Ke Empat

Senin, 17 Februari 2014 09:23:26 WIB

Monexnews -

Ekonomi Jepang tumbuh pada laju yang lebih lambat di kuartal ke empat daripada perkiraan ekonom yang di survey oleh Bloomberg News, menggarisbawahi resiko terhadap pemulihan seiring akan adanya kenaikan pajak penjualan di bulan April.

GDP Jepang berekspansi pada tingkat tahunan di kuartal ke empat sebesar 1 persen, kata Cabinet Office di Tokyo, di bawah laporan kuartal sebelumnya di level 1.1% dan juga di bawah dari perkiraan dari 37 ekonom yang menyerukan akan tumbuh 2.8%. Di saat melonjaknya belanja modal ke level tertinggi dalam dua tahun dan naiknya tingkat konsumsi, defisit perdagangan berasal dari melonjaknya impor dan terbatasnya penguatan ekspor yang menyeret ekspansi. Pertumbuhan yang lebih lemah dari perkiraan mungkin akan memicu spekulasi bahwa Bank of Japan akan memperluas stimulusnya dalam beberapa bulan mendatang dan menambah tekanan pada Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menyempurnakan rencananya untuk membuat negaranya lebih kompetitif. Kinerja ekspor yang lemah berikan kita rasa bahwa resiko pada ekonomi Jepang mungkin akan melambat di bulan April, kata Takuji Okubo, kepala ekonom di Japan Macro Advisors di Tokyo kepada Bloomberg Television. Perdana Mentri Abe benar-benar harus dengan cepat untuk menunjukkan ke pasar bahwa dia dapat memberikan reformasi. Investasi bisnis naik 1.3% dari kuartal sebelumnya dan belanja konsumen naik 0.5%. Ekspor naik 0.4%, sedangkan impor melonjak 3.5%. Penurunan baru-baru ini pada tingkat kepercayaan konsumen dan terbatasnya penguatan ekspor telah menyoroti resiko bahwa pemulihan Jepang di bawah Abenomics dapat memudar setelah kenaikan pajak. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search